Perbedaan Tingkat Nyeri dan Tekanan Darah Sebelum dan Sesudah Deep Breathing Exercise (DBE) Pada Pasien Post Laparatomi

  • Pradnja Paramitha Chandra Devi Poltekkes Kemenkes Malang, Jalan Besar Ijen No 77 C Malang, Jawa Timur
  • Rudi Hamarno Poltekkes Kemenkes Malang, Jalan Besar Ijen No 77 C Malang, Jawa Timur
  • Roni Yuliwar Poltekkes Kemenkes Malang, Jalan Besar Ijen No 77 C Malang, Jawa Timur

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat nyeri dan tekanan darah
sebelum dan sesudah dilakukan DBE pada pasien yang mengalami pembedahan laparatomi di RS
Lavalette Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah one group pre-post test design. Subyek
penelitian adalah pasien post laparatomi yang dipilih dengan teknik purposive sampling sebanyak 20
responden. Hasil uji statistik paired t-test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan sebelum
dan sesudah deep breathing exercise (DBE) dari tingkat nyeri dengan p-value=0,000 (p<0,05). Namun
tidak terdapat perbedaan signifikan pada tekanan darah sistole dengan p-value=0,725 dan tekanan
darah diastole dengan p-value=0,428 (p>0,05). Saran bagi perawat agar melakukan DBE pada pasien
post laparatomi karena dapat menurunkan tingkat nyeri.

Published
2017-12-28
How to Cite
CHANDRA DEVI, Pradnja Paramitha; HAMARNO, Rudi; YULIWAR, Roni. Perbedaan Tingkat Nyeri dan Tekanan Darah Sebelum dan Sesudah Deep Breathing Exercise (DBE) Pada Pasien Post Laparatomi. Jurnal Keperawatan Terapan (e-Journal), [S.l.], v. 3, n. 2, p. 100-109, dec. 2017. ISSN 2442-6873. Available at: <https://ojs.poltekkes-malang.ac.id/index.php/JKT/article/view/147>. Date accessed: 22 june 2021. doi: https://doi.org/10.31290/jkt.v(3)i(2)y(2017).page:100-109.
Array ( )