Modifikasi Diet pada Pasien Home Care dengan TB Paru
DOI:
https://doi.org/10.31290/nj.v4i3.5648Keywords:
Makanan Cair; Modifikasi Diet; TB, Makanan Cair; Modifikasi Diet; TBAbstract
Latar Belakang :TB dapat dipengaruhi oleh malnutrisi ditandai dengan hilangnya masa lemak bebas, termasuk individu dengan obesitas maupun overweight, sama dengan Penyakit Tidak Menular (PTM) TB juga menyebabkan malnutrisi. Salah satu indikator dari malnutrisi adalah dengan menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT). Rendahnya nilai IMT berhubungan dengan berkembangnya infeksi TB secara laten menjadi TB aktif. Tujuan: Melaksanakan asuhan gizi terstandar serta melakukan modifikasi diet untuk peningkatan asupan energi dan zat gizi serta status gizi pasien . Metode :Desain penelitian yang dilakukan merupakan studi kasus pasien home care di RSUD Gambiran Kota Kediri dengan memberikan modifikasi diet TETP (Tinggi Energi Tinggi Protein) kepada pasien TB Paru. Pengumpulan data dilakukan secara observasi dan studi dokumen dengan instrumen yang digunakan yaitu MST (Malnutrition Screening Tools) dan NRS (Nutrition Risk Screening) dan Nutrition Care Process (NCP). Analisis data dilakukan secara deskriptif dan penyajian data dengan tabulasi. Hasil : Hasil penelitian studi kasus pada skrining gizi awal pasien adalah berisiko malnutrisi, dengan skor IMT masuk kategori kekurangan berat badan tingkat berat, tingkat konsumsi energi dan zat gizi masuk dalam kategori defisit tingkat berat. Dilakukan modifikasi diet TETP dengan cara memberikan makanan cair formula rumah sakit sebagai makanan selingan pagi dan sore, dan dari segi fisik pasien merasa lebih bugar dalam melakukan aktifitas fisik. Kesimpulan : Ada peningkatan asupan energi dan zat gizi pasien serta status gizi pasien setelah dilakukan modifikasi diet TETP dengan cara memberikan makanan cair formula rumah sakit sebagai makanan selingan pagi dan sore .
References
Ozer N, Kundogan K.,2024. The Vicious Cycle of Malnutirion and Tuberculosis : Narrative Review. Journal of Erciyes University Faculty of Medicine. 46(5):444–448
Ockenga J., Fuhse K., Chatterjee S., Malykh R., Rippin H., Pirlich M., Yedilbayev A., Wickramsinghe K., Barazzoni R., 2023. Tuberculosis and Malnutrition : The European Perspective. Elsevier Clinical Nutrition. 486-492.
WHO. 2024. Tuberculosis and Malnutrition. WHO Europe Region. https://www.who.int/docs/librariesprovider2/default-document-library/booklet_200424.pdf?sfvrsn=384958c_1&download=true
Ardhani P, Oktamianti P, Manurung N., 2023. The Effect Of Nutritional Intervention On The Succes Treatment Of Tuberculosis In Children : Literature Review. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol 7 No 3.
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan., 2023. Survei Kesehatan Indoneris (SKI) Dalam Angka. Kemenkes : Jakarta.
Masruroh N.,Kurnia AD.,Melizza N., 2019. Upaya Pasien Dan Keluarga Penderita TB Paru Dalam Mempertahankan Status Gizi : Studi Kualitatif. Jurnal Keperawatan Komprehensif. Vol 5 No 2
Gannika L. 2016. Tingkat Pengetahuan Keteraturan Berobat Dan Sikap Klien Terhadap Terjadinya Penyakit TBC Paru Di Ruang Perawatan I dan II RS Islam Faisal Makasar. Jurnal Keperawatan Sistem Kesehatan dan Kesehatan Kerja.Vol 1 No 1
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.,2020. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tuberkulosis.Jakarta.
Kemeterian Kesehatan., 2025. Buku Panduan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Tuberkulosis. Jakarta.2025
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.,2014. Pedoman Pelayanan Gizi Pada Pasien Tuberkulosis.
Ronitawati P.,2020. Pengantar Kuliner Lanjut Dan Modifikasi Resep. Universitas Esa Unggul.
Qurrota’aini NH., Mardiyati NL., Widyawati IGN., Isnaeni FN.,2024. Hubungan Asupan Protein dan Lama Pengobatan Dengan Indeks Massa Tubuh Pasien Tuberculosis di Rumah Sakit Paru dr.Ario Wirawan Salatiga. Jurnal Ilmiah Kesehatan.Vol 16 (2)
Persatuan Ahli Gizi Indonesia., Asosiasi Dietisien Indonesia., 2019. Penuntun Diet Dan Terapi Gizi Edisi 4. EGC.
Fadila N., Yulfina A., Saputri YAD., Ratnaningsih DA., Noorlaily SI., Sari DP., Asikin A., 2022. Analisis Nilai Gizi Dan Mutu Mikrobiologis Formula Enteral Tinggi Protein (FTP 30) Berbahan Dasar Tepung Putih Telur. Prosiding TIN Persagi. 167-176
Karuniasari D., 2022. Purbasari D. Physical Quality Analysis Of Red Guava (Psidium Guava L.) Using Edible Coating Of Careegenan and Glycerol. Protech Biosystem Journal. Vol 2 No 1
Zakiyyah ER., Gurnida DA, Kartasasmita CB., 2014. Pengaruh Pemberian Vitamin C Terhadap Perubahan Kadar Total Antioksidan Serum Pada Penderita Tuberkulosis Anak. Sari Pediatri. Vol 16 No 2
Pratiwi RD., 2020. Gambaran Komplikasi Penyakit Tuberkulosis Berdasarkan Kode International Classification Of Disease 10, Jurnal Kesehatan Al Irsyad Vol XIII No 2.
Hanifwati A, Novitasari AA, Illahika AP., 2022. Pengaruh Pemberian Ekstra Labu Siam (Sechium Edule) Terhadap Kadar Malondiadehida pada tikus jantan putih (Rattus Nivergicus) strain wistar yang diinduksi pakan aterogenik. Jurnal Kedokteran Syah Kuala. Volume 22 Number 4
Yuniastuti A, Yusuf I, Massi MN, Budu., 2013. Status Antioksidan Glutation Pada Pasien Tuberkulosis Paru di Balai Kesehatan Paru BKPM Makasar. Biosaintifika.
Downloads
Published
Versions
- 2025-12-05 (2)
- 2025-12-29 (1)
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Retno Larasati, Annasari Mustafa, Fitria Dhenok Palupi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




