the DIFFERENCES PAIN INTENSITY BETWEEN BACK MASSAGE THERAPY AND FINGER HOLD RELAXATION IN PATIEN POST LAPARATOMY

  • Rizky Tiara Damayanti Students
  • Isnaeni . Poltekkes Kemenkes Malang
  • Joko Wiyono Poltekkes Kemenkes Malang

Abstract

Abstract: Laparatomy is a frequent abdominal surgical procedure. The mostly problem during post surgery is pain accompanied by the appearance of physiological response. One of the nursing self-care actions for non-pharmacologic pain management and relaxing effects is back massage therapy and fingerhold relaxation. This study aims to determine the difference in pain intensity between back massage therapy with finger hold relaxation in patients undergoing laparotomy surgery at RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. This research has been done ethical clearance test before result test. Design the research used comparative study with two groups pre test-post test without control design. The sampling technique used is purposive sampling with 2 groups with 17 respondents each other. The test used in this study is the Paired T Test and Independent test. The results showed that the mean intensity of pain prior to back massage therapy was 4.21 and after back massage therapy to 3.19 whereas the mean intensity of pain before finger hold relaxation  was 4.01 and after finger hold relaxation to 2.94. The result of paired t test statistic test showed that there was significant difference of pain intensity before and after back massage therapy and finger hand hold relaxation with p-value = 0.000 (p <0,05) and in independent test statistic test showed that there was no significant difference to the intensity pain between back massage therapy with finger hold relaxation with p-value = 0.312 (p> 0,05) which means therapy and relaxation is able to decrease the intensity of pain. Thus back massage therapy and finger hand relaxation can be a reference and nursing intervention in the handling of post operative patients, especially Laparotomy.


Keywords: Post Laparatomy, Pain Intensity, Back Massage Therapy, Finger Hold Relaxation.


 


Abstrak: Laparatomi merupakan prosedur pembedahan pada abdomen yang sering dilakukan. Masalah yang sering timbul saat post operasi adalah nyeri sehingga timbul respons fisiologis. Salah satu tindakan mandiri keperawatan untuk manajemen nyeri secara non-farmakologis dan memberikan efek relaksasi adalah terapi back massage dan relaksasi genggam jari. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui perbedaan intensitas nyeri antara pemberian terapi back massage dengan relaksasi genggam jari pada pasien yang mengalami pembedahan laparatomi di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Penelitian ini sudah dilakukan uji kelayakan etik sebelum uji hasil. Desain Penelitian ini menggunakan comparative study dengan pendekatan two group pre test - post test without control design. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan sampel 2 kelompok masing-masing kelompok berjumlah 17 responden. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Paired T Test dan uji Independent Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata intensitas nyeri sebelum terapi back massage adalah 4,21 dan sesudah terapi back massage menjadi 3,19 sedangkan rata-rata intensitas nyeri sebelum relaksasi genggam jari adalah 4,01 dan sesudah relaksasi genggam jari menjadi 2,94. Hasil uji statistik paired t test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan intensitas nyeri yang signifikan sebelum dan sesudah terapi back massage dan relaksasi genggam jari dengan p-value=0,000 (p<0,05) dan pada uji statistik independent test menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang bermakna terhadap intensitas nyeri antara pemberian terapi back massage dengan relaksasi genggam jari dengan nilai p-value=0,312 (p>0,05) yang berarti terapi dan relaksasi ini mampu menurunkan intensitas nyeri. Dengan demikian terapi back massage dan relaksasi genggam jari dapat menjadi referensi dan intervensi keperawatan dalam penanganan pasien post operasi khususnya Laparatomi.


Kata Kunci: Post Laparatomi, Intensitas Nyeri, Terapi Back Massage, Relaksasi Genggam Jari

References

Alimul A.A. 2014. Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia. Jakarta: Salemba Medika.

Andarmoyo, S. 2013. Konsep dan Proses Keperawatan Nyeri. Jogjakarta: Ar- Ruzz.

Asmadi. 2008. Teknik Prosedural Keperawatan Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien. Jakarta: Salemba Medika.

Astarani, K. 2015. Terapi Back Massage Menurunkan Nyeri pada Pasien Post Operasi Abdomen. Jurnal diterbitkan: STIKES RS. Baptis Kediri. ISSN. 2407-7232.

Becker, J. 2007. Terapi Pijat Memijat Diri Sendiri Guna Memperoleh Kesehatan Fisik dan Psikis. Jakarta: PT Prestasi Putakarya.

Depkes.2011. Riset Kesehatan Dasar, (Online), (http://www.depkes.go.id/, diakses pada25 Desember 2017).

Gruendemann, & Barbara, J. 2006. Buku Ajar Keperawatan Perioperatif, Vol. 2 Praktik. Jakarta: EGC.

Hamdayani, 2012. Pengaruh Pemberian Masase Kulit Terhadap Penurunan Sensasi Nyeri Sendi Pada Lansia Di PSTW Gau Mabaji Kabupatem Gowa. Skripsi.

Hidayat, A. A. 2009. Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia Aplikasi Konsep dan Proses Keperawatan, Buku 1. Jakarta: Salemba Medika.

Hidayat, A. A. 2012. Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah Edisi 2.Jakarta: Salemba Medika.

Hidayat, A. A. A. &Uliyah, M. 2014. Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia Buku 1, Edisi 2. Jakarta: Salemba Medika.

Hadibroto & Alam, 2006. Seluk Beluk Pengobatan Alternatif dan Komplementer. Jakarta Barat: PT Buana Ilmu Populer.

Jitowiyono, S., & Kristiyanasari, W. 2012. Asuhan Keperawatan Post Operasi Pendekatan Nanda, NIC NOC. Yogyakarta: Nuhamedika.

Katzung, Betram G.2002. Farmakologi Dasar dan Klinis. Jakarta : Salemba Medika.

Ma’rifah, A. R. 2015. Efektifita sRelaksasi Genggam Jari terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea di RSUD Prof. Dr.Margono Soekardjo Purwokerto. Artikel Penelitian. JKA.2015;2(1): 63-67.

McGilvery.; 2004. Stress busting book of massage, aromatherapy & yoga. London: Hermes House.

McEwen, D. 2015. Alexander's Care of the Patient In Surgery, 15th Edition. Missouri: Elsevier Mosby.

Muhlisin, A. Tanpa Tahun. Menilai Skala Nyeri. ( (http://mediskus.com/ penyakit/menilai-skala-nyeri, diakses pada 25 Oktober 2017).

Muttaqin, A. 2011. Pengkajian Keperawatan Aplikasi pada Praktik Klinik. Jakarta: Salemba Medika.

Muttaqin, A., & Sari, K. 2013. Asuhan Keperawatan Perioperatif: Konsep, Proses dan Aplikasi. Jakarta: Salemba Medika.

Notoatmojdo, S. 2014. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam. 2008. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pedoman, Skripsi, Tesis, dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Nursalam. 2015. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Pinandita, I. 2012. Pengaruh Teknik Relaksasi Genggam Jari terhadap Penurunan Intensitas Nyeri pada Pasien Post Operasi Laparatomi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan.

Potter, P., & Perry, A. G. 2005.Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses danPraktik, Vol. 1, E/4. Jakarta: EGC.

Potter,& Perry. 2006. Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, danPraktik, Ed.4, Vol.2. Jakarta: EGC.

Setiadi. 2008. Konsep &Penulisan Riset Keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Setiadi. 2013. Konsep dan Praktik Penulisan Riset Keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sofiyah, L. 2014. Pengaruh Teknik Relaksasi Genggam Jari terhadap Perubahan Skala Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea di RSUD Prof. Dr.Margono Soekardjo Purwokerto. Jurnal tidak diterbitkan. Purwokerto:STIKes Harapan Bangsa Purwokerto.

Sjamsuhidajat R, de Jong W., (2005). Buku Ajar Ilmu Bedah.Edisi 2.Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.

Sjamsuhidajat &Wim De Jong, (2011).Buku Ajar IlmuBedah.Edisi 3. Jakarta: EGC.

Smeltzer, Suzanne, 2001. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah, edisi 8 Volume 1. Jakarta: EGC.

Smeltzer, & Bare. 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah, Edisi 8. Jakarta: EGC.

Sugiyono. 2014. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Tamsuri, A . 2007. Konsep dan Penatalaksanaan Nyeri. Jakarta: EGC.

Trisnowiyoto, B. 2012. Ketrampilan Dasar Massage. Yogyakarta. Nuhamedika.

Wibowo, S. 2008. Pedoman Teknik Operasi “OPTEK”. Surabaya: Airlangga University Pers.

Wirya, I. 2013. Pengaruh Pemberian Masase Punggung Dan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Appendiktomi Di Zaal C Rs Hkbp Balige Tahun 2011.Jurnal Keperawatan HKBP Balige, Vol.1 No.1: Prodi D3 Keperawatan Akper HKBP Balige, Tobasa, Sumut
Published
2019-03-28
How to Cite
DAMAYANTI, Rizky Tiara; ., Isnaeni; WIYONO, Joko. the DIFFERENCES PAIN INTENSITY BETWEEN BACK MASSAGE THERAPY AND FINGER HOLD RELAXATION IN PATIEN POST LAPARATOMY. Jurnal Keperawatan Terapan (e-Journal), [S.l.], v. 5, n. 1, p. 10 - 21, mar. 2019. ISSN 2442-6873. Available at: <http://ojs.poltekkes-malang.ac.id/index.php/JKT/article/view/671>. Date accessed: 24 aug. 2019. doi: https://doi.org/10.31290/jkt.v5i1.671.
Array ( )