Makanan Kaya Gizi Buah Naga sebagai Diet Tinggi Antioksidan pada Pasien Kanker

Penulis

  • Vemia Pritasari Poltekkes Kemenkes Malang
  • Nurul Hakimah

Abstrak

Latar Belakang: Kanker merupakan salah satu masalah kesehatan utama di dunia. Pasien kanker yang menjalani kemoterapi mengalami efek samping seperti mual, muntah, penurunan nafsu makan, dan konstipasi. Kondisi ini memerlukan intervensi diet tinggi antioksidan. Makanan Kaya Gizi (Kayazi) merupakan one dish meal untuk memenuhi kebutuhan zat gizi. Buah naga mengandung vitamin C, serat, dan antosianin yang berperan sebagai antioksidan, pewarna alami, sehingga dapat digunakan modifikasi resep kayazi. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan resep makanan kaya gizi dengan buah naga sebagai sumber antioksidan serta mengevaluasi tingkat preferensi dan kandungan gizinya pada pasien kanker. Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan dua formulasi,  formula 1 penambahan buah naga 40 gram yang disaring dan formula 2 penambahan buah naga 50 gram tanpa disaring. Uji organoleptik dilakukan oleh 25 panelis agak terlatih untuk menilai warna, aroma, rasa, dan tekstur. Analisis gizi meliputi energi, protein, lemak, karbohidrat, serat, vitamin A, dan vitamin C. Hasil: Formula 1 menunjukkan tingkat kesukaan tertinggi (sangat suka) serta kandungan energi 344,4 kkal, protein 17,78 g, lemak 7,74 g, karbohidrat 51,74 g, serat 3,08 g, vitamin A 213,4 IU, dan vitamin C 18,2 mg. Formula 2 memiliki tingkat kesukaan kategori suka dengan energi 351,5 kkal, protein 17,95 g, lemak 8,05 g, karbohidrat 52,64 g, serat 3,4 g, dan vitamin C 18,3 mg. Simpulan: Formula 1 mengandung serat dan vitamin C lebih tinggi serta tingkat preferensi paling disukai, sehingga direkomendasikan sebagai menu diet tinggi antioksidan bagi pasien kanker.

 

Kata kunci: Modifikasi resep olahan buah naga; antioksidan; nilai gizi ; uji organoleptik

Referensi

Ambarwati, W.N. & Wardani, E.K. (2014) ‘Efek samping kemoterapi secara fisik pasien penderita kanker serviks’, Jurnal Unimus, pp. 98–104.

Fadhila, M.T. (2025) ‘Uji sensori: Cara ilmiah menilai rasa, aroma, dan tekstur produk’, AGAVI, 12 May. [online] Tersedia di: https://agavi.id

Fatmawati, F., Laenggeng, A.H. & Amalinda, F. (2018) ‘Analisis kandungan gizi makro kerupuk buah naga merah (Hylocereus polyrhizus)’, Jurnal Unismuhpalu, 1(1), pp. 160–161.

Gitama, I.P.J.D.W. & Widayanthi, D.G.C. (2020) ‘Uji organoleptik selai buah buni’, Jurnal Gastronomi Indonesia, 8(2), pp. 59–63.

Instalasi Gizi RSSA (2014) Buku Panduan Diet. Malang: RSUD Dr. Saiful Anwar.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2024) Rencana Kanker Nasional Tahun 2023–2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Makmur, T., Wardhana, M.Y. & Chairuni, A.R. (2022) ‘Daya terima konsumen terhadap produk olahan minuman serbuk dari limbah biji nangka (Artocarpus heterophyllus)’, Jurnal Mahatani, 5(1), pp. 93–96.

Marpaung, R. & Putri, S.N. (2019) ‘Karakteristik mutu organoleptik olahan coklat dengan lama fermentasi yang berbeda pada biji kakao lindak (Theobroma cacao L.)’, Jurnal Media Pertanian.

Mudawaroch, R. (2024) ‘Berbagai macam bahan pengenyel terhadap kualitas organoleptik dan kualitas fisik pada bakso’, Prosiding Seminar Nasional Teknologi Agribisnis Peternakan (STAP), 11, pp. 233–240.

Negara, J.K., Sio, A.K., Rifkhan, Arifin, M., Oktaviana, A.Y., Wihansah, R.R.S. & Yusuf, M. (2017) ‘Aspek mikrobiologis, serta sensori (rasa, warna, tekstur, aroma) pada dua bentuk penyajian keju yang berbeda’, Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, 4(2), pp. 286–290.

Oktayasa, I.W. (2022) ‘Perbedaan uji organoleptik kualitas kerupuk kulit daging kakao (Theobroma cacao L.) dengan kerupuk campuran tapioka dan terigu’, Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis, 1(12), pp. 3364–3391.

Rustagi, N. (2020) ‘Food texture and its perception, acceptance and evaluation’, ResearchGate, [online] Tersedia di: https://www.researchgate.net

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-29

Cara Mengutip

Pritasari, V., & Nurul Hakimah. (2025). Makanan Kaya Gizi Buah Naga sebagai Diet Tinggi Antioksidan pada Pasien Kanker. NUTRITURE JOURNAL, 4(3), 118–124. Diambil dari https://ojs.poltekkes-malang.ac.id/Nutriture/article/view/6021