PENGARUH EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN, ASUPAN KARBOHIDRAT, MAGNESIUM, DAN KADAR GLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS DINOYO
PENGARUH EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN, ASUPAN KARBOHIDRAT, MAGNESIUM, DAN KADAR GLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS DINOYO
Kata Kunci:
Edukasi, Kadar Glukosa Darah, Karbohidrat, Magnesium, PengetahuanAbstrak
Latar Belakang: Edukasi gizi yang efektif penting untuk meningkatkan kepatuhan pasien diabetes tipe 2 dalam mengatur pola makan, khususnya pemilihan makanan rendah indeks glikemik dan pengaturan asupan karbohidrat, guna membantu pengendalian kadar glukosa darah. Keberhasilan edukasi dipengaruhi oleh durasi, pendampingan, serta faktor lain seperti aktivitas fisik dan stres. Asupan karbohidrat tinggi, terutama monosakarida, berkorelasi positif dengan peningkatan kadar glukosa darah. Sebaliknya, peningkatan asupan magnesium dapat menurunkan risiko diabetes dan memperbaiki parameter glukosa, sehingga suplementasi magnesium dianggap strategi tambahan bagi individu berisiko tinggiI. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan, asupan karbohidrat, magnesium, dan kadar glukosa darah pada penderita Diabetes Mellitus tipe 2 di Puskesmas Dinoyo. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimen one group pretest-posttest melibatkan 30 penderita Diabetes Mellitus tipe 2 di Puskesmas Dinoyo. Data yang dikumpulkan meliputi tingkat pengetahuan, asupan karbohidrat, magnesium, dan kadar glukosa darah puasa. Data dioleh dengan Microsoft Excel, Nutrisurvey, dan dianalisis dengan software SPSS. Hasil: Analisis menunjukkan peningkatan signifikan tingkat pengetahuan setelah edukasi (p=0,000). Namun, tidak terdapat perubahan signifikan pada asupan karbohidrat (p=0,358), asupan magnesium (p=0,804), dan kadar glukosa darah (p=0,452) setelah edukasi. Simpulan: Edukasi meningkatkan pengetahuan secara signifikan, terutama pada kelompok berpendidikan lebih tinggi, tetapi belum berdampak signifikan pada pola konsumsi karbohidrat, asupan magnesium, maupun kadar glukosa darah. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan edukasi yang lebih intensif dan berkelanjutan untuk pengelolaan diabetes yang optimal.
Referensi
Agustini, S., Jumiyati, J., & Kusdalinah, K. (2024). Konseling Gizi Dapat Menurunkan Kadar Gula Darah dan Asupan Karbohidrat pada Penderita Diabetes Melitus. Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK), 7(1), 63-72.
Banack, H. R., Kaufman, J. S., Wactawski?Wende, J., Troen, B. R., & Stovitz, S. D. (2019). Investigating and remediating selection bias in geriatrics research: the selection bias toolkit. Journal of the American Geriatrics Society, 67(9), 1970-1976.
Billah, M. M., Wiboworini, B., & Prayitno, A. (2023). Uji Coba Pemberian Snack Bars Berbahan Dasar Tape Ketan Hitam sebagai Sumber Serat terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Puasa Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia| Vol, 10(4).
Dewi, R. (2020). Efektivitas Edukasi Manajemen Mandiri Terhadap Nilai Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus (Dm) Tipe 2. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda, 6(1), 16-21.
Eliza, E., Telisa, I., Meilina, A., & Sumarman, S. (2024). Pengaruh media edukasi gizi tentang indeks glikemik terhadap kadar glukosa darah pasien diabetes mellitus. Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan, 5(2), 427-436.
Enarga, A. B. P., Megasari, P. O. D., Novitasari, D., & Pranadipta, A. R. (2023). Pengaruh Pemberian Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan, Self Management, Dan Kadar Glukosa Darah Pasien DMT2. Pharmacy Genius, 2(3), 145-162.
Fiorentini, D., Cappadone, C., Farruggia, G., & Prata, C. (2021). Magnesium: biochemistry, nutrition, detection, and social impact of diseases linked to its deficiency. Nutrients, 13(4), 1136.
Hani, U., & Rahmani, R. (2024). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Manajemen Diri Terhadap Tingkat Kepatuhan Pasien Diabetes Mellitus Di Kabupaten Semarang. Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan, 8(1), 25-31.
Haskas, Y. (2023). andika i sujono Respon Edukasi Diabetes Dalam Meningkatkan Kepatuhan Pengaturan Diet Pada Diabetes Melitus Tipe 2. JIMPK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 3(6), 163-169.
Immawati, F. R., & Wirawanni, Y. (2014). Hubungan konsumsi karbohidrat, konsumsi total energi, konsumsi serat, beban glikemik dan latihan jasmani dengan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Diponegoro Journal of Nutrition and Health, 2(3), 89842.
Jatmika, S. E. D., Jatmika, S. E. D., Maulana, M., KM, S., & Maulana, M. (2019). Pengembangan Media Promosi Kesehatan.
Juwita, E., Susilowati, S., Mauliku, N. E., & Nugrahaeni, D. K. (2020). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Prolanis Puskesmas Kecamatan Cimahi Tengah. Journal of Nutrition College, 9(2), 87-93.
Listia, C. A. P., Yaqin, N., Rachmawati, A. N., Danta, I. M. K., & Sahadewa, S. (2024). Hubungan Antara Usia, Tingkat Pendidikan Dan Kepatuhan Kontrol Ke Puskesmas Terhadap Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Ngoro Bulan Januari-April 2024. Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online), 3(1), 839-848.
Marliani, Y., Natan, O., & Yuliantini, E. (2024). Gambaran Kepatuhan Diet, Konsumsi serat dan magnesium Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Dipuskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu. JURNAL SVASTA HARENA RAFFLESIA, 3(1), 22-29.
Pranata, S., Wu, S. F. V., Wang, T. J. T., Liang, S. Y., Bistara, D. N., Chuang, Y. H., & Lu, K. C. (2023). Effects of the tailored intervention program in lowering blood glucose levels and diabetes distress among patients with diabetes in Indonesia: a randomized controlled trial. Jurnal Ners, 18(1), 71-79.
Profilkes Kota Malang -2020. (n.d.).
Ratnasari, I., Ngadiarti, I., & Ahmad, L. F. (2021). Efektivitas Edukasi Gizi dengan Pendampingan terhadap Asupan Zat Gizi Makro, Hba1c, dan Profil Lipid Darah pada Pasien DM Tipe II. Gizi Indonesia, 44(1), 55-64.
Safitri, A., & Utami, D. F. (2025). Hubungan Obesitas Terhadap Diabetes Melitus Pada Ibu Rumah Tangga. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(1), 606-620.
Siregar, H. K., Butar, S. B., Pangaribuan, S. M., Siregar, S. W., & Batubara, K. (2023). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Glokosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus di Ruang Penyakit Dalam RSUD Koja Jakarta. Jurnal Keperawatan Cikini, 4(1), 32-39.
Wahyuni, K. I., Mutmainah, S., Sugiyanto, O. R. E., Pakae, Y. O., Aristia, B. F., & Rahmawati, D. (2022). Edukasi Dalam Perubahan Pengetahuan, Perilaku, Dan Kadar Gula Darah Puasa Pasien Rawat Jalan Diabetes Melitus Tipe 2. Journal of Pharmaceutical Care Anwar Medika (J-PhAM), 5(1), 49-60.
WHO(2017), O. M. de la S. (2017). Diabetes @ Www.Who.Int (p. 2). http://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/diabetes
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Roshita Cahyaningtyas, Etik Sulistyowati, Fitria Dhenok Palupi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




