Pengaruh Komunikasi Terapeutik Pada Pasien Gangguan Jiwa yang Mengalami Ansietas Death

  • Fatimah Azzahra Poltekkes Kemenkes Malang
  • Imam Sunarno Poltekkes Kemenkes Malang
  • Mohamad Miftachul Ulum Poltekkes Kemenkes Malang

Abstract

Kecemasan kematian (death anxiety) adanya ancaman kematian yang menimbulkan rasa cemas karena ketakutan atau ketidaknyamanan dialami individu. Ansietas death ternyata bisa diatasi dengan komunikasi terapeutik yang disesuaikan dengan permasalahan masing-masing responden. Komunikasi yang digunakan adalah komunikasi terapeutik yang bertujuan untuk menurunkan tingkat ansietas klien. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh komunikasi teraputik pada Pasien Gangguan Jiwa yang Mengalami Ansietas Death. Metode penelitian ini adalah Quasi Eksperiment one group pretest-posttest design dengan sampel berjumlah 30 responden. Intervensi berupa perlakukan berupa komunikasi terapeutik pada pasien gangguan jiwa yang mengalami ansietas death.Dari hasil penelitian ini didapatkan terjadi penurunan skor rata-rata dari 50,2 menjadi 38,6. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan, komunikasi terapeutik sangat berpengaruh terhadap penurunan ansietas death pada pasien gangguan jiwa. Diharapkan jika terjadi ansietas death untuk dilakukan komunikasi terapeutik agar tingkat ansietas yang dialami seseorang mengalami penurunan.

Published
2023-09-26
How to Cite
AZZAHRA, Fatimah; SUNARNO, Imam; ULUM, Mohamad Miftachul. Pengaruh Komunikasi Terapeutik Pada Pasien Gangguan Jiwa yang Mengalami Ansietas Death. Jurnal Keperawatan Terapan, [S.l.], v. 9, n. 2, p. 83-89, sep. 2023. ISSN 2442-6873. Available at: <https://ojs.poltekkes-malang.ac.id/index.php/JKT/article/view/3925>. Date accessed: 04 mar. 2024. doi: https://doi.org/10.31290/jkt.v9i2.3925.