A STUDY OF STROKE CASES WITH HYPERTENSION IN KARANGSUKO, TRENGGALEK

  • Edi Yuswantoro Poltekkes Kemenkes Malang
  • Mimik Christiani Poltekkes Kemenkes Malang
  • Joko Prihantono Poltekkes Kemenkes Malang

Abstract

Abstrak: Stroke merupakan suatu gangguan fungsional otak yang terjadi secara mendadak dengan tanda dan gejala klinik baik fokal atau global selama lebih dari 24 jam sehingga dapat menimbulkan kematian akibat dari gangguan peredaran darah di otak. Identifikasi sejak awal faktor resiko kejadian stroke diperlukan untuk mengidentifikasi seberapa seseorang untuk bisa menderita stroke di banding dengan individu lainnya. Penelitian ini mengidentifikasi resiko kejadian stroke pada penderita hipertensi. Penelitian dilaksanakan di desa Karangsoko wilayah kerja puskesmas Trenggalek. Penelitian menggunakan metode diskriptif survei dengan tehnik sampling simple random sampling dengan jumlah subyek penelitian sebanyak 100 responden. Penelitian diawali pemeriksaan tekanan darah, apabila hasil menunjukan kategori hipertensi dilanjutkan pemeriksan laboratorium untuk mengetahui kadar gula darah sesaat, asam urat dan kholesterol dan ikuti wawancara terkait kebiasan merokok riwayat hipertensi, riwayat diabetes melitus menggunakan kuisioner pengkajian faktor resiko stroke dan data dianalisis menggunakan aplikasi RiSS (Risk Stroke Score). Hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis univariat dilakukan untuk meperoleh distribusi frekuensi dari masing-masing variabe. Gambaran resiko kejadian stroke pada penderita hipertensi di desa Karang soko cenderung beresiko ringan, yaitu sebanyak 93 responden (93%) dan 7  responden (7%) kategori sedang. Distribusi frekuensi karakteristik berdasarkan usia 68 % usia lansia akhir keatas (usia >56 Tahun), paparan asap rokok 41% perokok pasif, kadar kholesterol 76% diatas 200 mg/dl. Resiko kejadian stroke pada penderita hipertensi di desa Karangsoko cenderung ringan tetapi dari hasil analisis faktor resiko pendukungnya (Kadar kholesterol, dan gula darah sesaat) ada kecenderungan tinggi. Kewaspadaan terhadap faktor resiko stroke lain pada penderita hipertensi diperlukan dengan cara peningkatan pemahaman dengan edukasi pada masyarakat terhadap pencegahan stroke.


 


          Kata kunci : Resiko Kejadian stroke, Penderita hipertensi


 

References

AHA. (2016). A Guideline for Healthcare Professionals From the American Heart Association/American. http://stroke.ahajournals.org, March 16,.
AHA/ASA, G. (2007, May). Guidelines for the Early Management of Adults With Ischemic Stroke. Stroke AHA, 38:1655–1711.
Amarenco, P., Labreuke, J., Elban, A., & Touboul, P. (2006). blood Lipid in Brain Infraction Subtypes. Cerebrovasc Dis, 22, 101-108.
Asanti, & Pinzon. (2010). Keperawatan Medikal Bedah. Edisi 2. Jakarta: EGC.
Asmaria, M., & Yuderna, V. (2020). Study Fenomenologi Pengalaman Keluarga Pasien Dalam Penaganan Pre- Hospital Pasca Deteksi Dini Stroke. Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 11, No 2.
Aspirani, R. Y. (2014). Buku Ajar Keperawatan Klien Gangguan Cardiovaskuler Aplikasi NIC & NOC. Jakarta: EGC.
Balitbangkes. (2019). ejournal2.litbang.kemkes.go.id. Retrieved Januari 18, 2021, from https://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/lpb/article/view/3752
Batticaca. (2009). Keperawatan Medikal Bedah Cerebral Vaskuler Accident. Jakarta: EGC.
Batubara, S., & Tat, F. (2015). Hubungan antara penanganan awal dan kerusakan neurologis pasien stroke di RSUD Kupang. Journal Keperawatan Soedirman, 10, 3.
Brunzell. (2018). Evaluation and treatment of hypertriglyceridemia : an endocrine society clinical practice guideline. J Clin Endocrinol Metab., Sep; vol 97(9): 2969-2989.
Burhanuddin, M. (2012). Faktor Resiko Kejadian Stroke Pada Dewasa Awal (18-40 Tahun) di kota Makasar Tahun 2010-2012. Bagian Epidemiologi FKM UNHAS, 1-14.
Chang, S., Kim, H., & Kim, V. (2016). Association Between Smoking and Physician-Diagnosed Stroke and Myocardial Infarction in Male Adults in Korea. Int J Environment Res Publ Health,13, 1-8.
Christensen, M., White, I., Raikou, M., & McGuire, A. (2007). Long Term Mortality, Morbidity, and Hospital Cost Following Intracerebral Hemorrhage. Cerebrovasc Dis, 23: 221-228.
DepKes. (2013). Riset.
Dewanto. (2009). Definisi Cerebral Vaskuler Accident . Jakarta: EGC.
E Carreria, M. I. (2007). Trend in Risk Factors, Patterns, and Causes in Hospitalized Stroke Over 25 Year : The lousenne Stroke Registry. Cerebrovasd Dis, 24: 97-103.
Edward, C., & Jauch. (2013). Guidelines for the Early Management of Patients With Acute Ischemic Stroke ; a guideline for Health care Profesionals form the American Heart Association/American Stroke Association."Stroke".
Effendi, N. (2010). Dasar-Dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: EGC.
Erawantini, F., & Chairina, R. R. (2016). Hipertensi terhadap Kejadian Stroke. Jurnal Ilmiah INOVASI Volume 1, 102-104.
Hankey, G. (2006). Potential new risk factors for ischemic stroke: what is their potential. Stroke, 37, 2181-2188.
Hidayati, A., Martini, S., & Hendrati, L. Y. (2021). Determinan Kejadian Stroke Pada Pasien Hipertensi (Analisa Data Sekunder IFLS5). Jurnal Kesehatan Global Vol.4, No. 2, 54-65.
Husaini. (2008). Metodologo Penelitian Sosial (Edisi 2 ed.). Jakarta: Bumi Askara.
Izadi, Z., & Ghandahari, K. (2007). The Khorasan Stroke Registry: Results of Five Year Hospital Based Study. Cerebrovasc Dis, 23:132-139.
J Kisjanto, L. B. (2005). Risk factor for Stroke Among Urbanised Indonesia Women of Reproductive Age : A Hospital Based Case Control Study. Cerebrovasc Dis, 19, 18-22.
J.Power, W., Rabinstein, A. A., Ackerson, T., Adeoye, O. M., Bambakidis, N. C., Becker, K., et al. (2018). 2018 Guidelines for the Early Management of Patient With Acute Ischemic Stroke : A Guideline for Healthcare Professionals Form the American Heart Association/America Stroke Association. Stroke, Vol.49, No.3; e46-e99.
Junaidi, I. (2012). Stroke Waspadai Acamannya. Yogyakarta: PT BHuana Ilmu Populer Kelompok Gramedia.
Kasim, S., Abbas, K., & Z Aly, e. a. (2009). Awereness of sroke Risk Factor, Signs and Treatmen in a Pakistan Population. The Journal of the Pakistan Medical Association, 59(7):495-499.
Kemenkes. (2013). Info Datin. Kemenkes RI. 16 p.
Kemenkes. (2014). Pusat Data dan Informasi. Jakarta Selatan: http://w w w . d e p k e s . g o . i d /download.php?file=download/pusdatin/buletin/buletin-ptm.pdf.
Litbangkes, T. W. (2018). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar. Retrieved Agustus 21, 2020, from https://www.litbang.kemkes.go.id/laporan-riset-kesehatan-dasar-riskesdas/
Marliana. (2011). Gambaran Faktor Resiko Pada Penderita Stroke Iskemia di RSUP H. Adam Malik.
Meschia, J., Jauch, E., Hoh, B., Coffey, C., Biller, J., Derdeyn, C., et al. (2015). American Heart Association/American Stroke Association Focused update of the 2013 guidelines for the early management of patients with acut ischemic stroke regarding endovascular treatment : A guideline for healtcare professionals form the American Heart . American Stroke Association, 6(10), 3020-3035. doi.
Michel, P. (2003). Introduction to Stroke and Its Management,Cerebrovasc Dis. 15 Suppl 2, 1-10.
Moore, K. L., & Agur, A. M. (2013). Anatomi klinis dasar. Jakarta: Hipokrates.
Moore, K. L., Dalley, A. F., Agur, A. M., & Moore, M. E. (2013). Anatomi berorientasi klinis. Edisi ke-5. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Mulyadi. (2011). Buku Ajar Perawatan Cidera Kepala dan Stroke. Jogjakarta: Ardana Media.
Mutaqin, A. (2008). Pengantar Asuhan Keperawatan Klien Gangguan Sitem Pesrsyarafan. Jakarta: Salemba Medika.
Nastiti, D. (2012). Gambaran Faktor Resiko Kejadian Stroke pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Krakatau Medika . Universitas Indonesia.
Ningsih, D. K. (2017). Pengetahuan Keluarga Berperan Terhadap Keterlambatan Kedatangan Pasien Stroke Iskemia Akut di Instalansi Gawat Darurat. Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol.29, No. 04, pp. 368-375.
Nurhayati, F. S. (2018). Faktor Resiko Kejadian Stroke di Rumah Sakit. Jurnal Keperawatan Jurusan Keperawatan Poltekkes Tanjungkarang, Volume XIV, No. 1.
Olsen, T. (2003). Stroke : Other Risk Factors. Cerebrovasc Dis, 15 (suppl 2), 37-42.
Paulsen, F., & Waschke, J. (2012). Sobotta : atlas anatomi manusia. Edisi ke-23. Jakarta: EGC.
Perreu, & Bogusslavsky. (2003). Hypertension and Lowering Blood Pressure. Cerebrovasc Dis, 15 (suppl 2), 19-23.
Pinzon, & Taslim, R. (2016). Awas Stroke. Yogyakarta: Betha Grafika.
Praveenkumar, R., Maneesh, M., Saifudheen, K., Girija, A., & Ashraf, V. (2015). Factors delaying hospital arrival of patients with acute stroke. . Ann Indian Acad Neurol, Neurol.
Puspitasari, P. N. (2022). Hubungan hipertensi terhadap kejadian stroke. Jurnal ilmiah Kesehatan Sandi Husada Volume 12, 922-926.
Riskesdas. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018. Kementrian Kesehatan dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
sari, L. M., Yuliano, A., & Almudriki. (2019). Hubungan pengetahuan dan sikap keluarga terhadap kemampuan deteksi dini serangan stroke iskemik akut pada penanganan pre hospital. Jurnal Kesehatan Perintis Volume 6 Nomor 1, 74-79.
Sayoga. (2013). Mencegah Stroke dan Serangan Jantung. Bandung: PT REMAJA ROSDAKARYA.
Setianingsih. (2019). Studi Deskriptif Penanganan Pre-Hospital Stroke Life Support Pada Keluarga. Jurnal Perawat Indonesia, Volume 3 No 1, Hal 55-64.
Sherwood, L. (2011). Fisiologi manusia dari sel ke sistem. Edisi ke-6. Jakarta: EGC.
StrokeAssociation. (2012). High blood pressure and stroke. https://www.stroke.org.uk/sites/default/files/high_blood_pressure_and_stroke.pdf.
Sweileh, W., Sawalha, A., Al-Aqad, S., Zyound, S., & Al-Jabi, S. (2009). Predictors of in-Hospital Mortality after Acute Stroke: Impact of Gender. International Journal of Clinical and Experimental Medicine, 2(1): 41-47.
Tamilyn, B., & Lenora, M. (2004). Factor associated with hospital arrival time for stroke patients. The Journal of Neuroscience Nursing, (3)3.
Tarwoto. (2013). Keperawatan Medikal Bedah Gangguan Sistem Persyarafan. Jakarta: EGC.
Teuschl, Y., & Brainin, M. (2010). Stroke Education : Discrepancies Among Factors Influencing Prehospital Delay and Stroke Knowledge. International Journal of Stroke, 187-208.
Tsementzis. (2010). Differential Diagnosis of Neurology and Neurosurgery. New York: Thieme Stuttgart.
Wahit Iqbal Mubarak, N. C. (2009). Ilmu Keperawatan Komunitas Pengantar dan Teori. Jakarta: Salemba Medika.
Wardhana, W. A. (2016 ). Strategi Mengatasi & Bangkit Dari Stroke. Yogyakarta: PUSTAKA PELAJAR.
WHO. (2016). Sixty-fifth word health assembly. Accsessed : http://www.who.int/mediacentre/event/2012/wha65/journal/en/index4.html.
WHO. (2018). Global Health Estimates. Geneva: World Health Organization.
WHO. (2020). World Health Organization. Retrieved September 2, 2020, from https://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/mental-disorders
Widi, N. S. (2013, Oktober Kamis 13). Perhatikan ini pada. Republika online.
Wing, e. a. (2011). Understanding reasons for delay in seeking acute stroke care in an underserved urban population. NIH Public Access,, 42(6): 1697–1701.
Wu, Y., Liu, M., Wang, J., Wei, J., Zhu, S., & Jin, H. (2012). Factors associated with prehospital delays in the presentation of acute stroke in urban China. Stroke, 43(2):362-70.
Youssef, A., & Al-Rubeaan, F. A.-H. (2016). Stroke and Its Risk Factors in A Registry-Based Large Cross Sectional Diabetic Cohort in a Country Facing a Diabetes Epidemic. Journal of Diabetes research, 413.
Published
2023-06-27
How to Cite
YUSWANTORO, Edi; CHRISTIANI, Mimik; PRIHANTONO, Joko. A STUDY OF STROKE CASES WITH HYPERTENSION IN KARANGSUKO, TRENGGALEK. Jurnal Keperawatan Terapan, [S.l.], v. 9, n. 1, p. 50-58, june 2023. ISSN 2442-6873. Available at: <https://ojs.poltekkes-malang.ac.id/index.php/JKT/article/view/3665>. Date accessed: 02 mar. 2024. doi: https://doi.org/10.31290/jkt.v9i1.3665.