Kecemasan, Riwayat Preeklampsia dan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil Multigravida

  • Firda Amalia Hardianti Poltekkes Kemenkes Surabaya, Jl. Prof. Dr. Moestopo No. 8A Surabaya
  • Queen Khoirun Nisa Mairo Poltekkes Kemenkes Surabaya, Jl. Prof. Dr. Moestopo No. 8A Surabaya

Abstract

Ibu hamil dengan kecemasan tinggi dan memiliki riwayat preeklampsia berisiko mengalami preeklampsia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecemasan dan riwayat preeklampsia dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil multigravida. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan rancangan penelitian crossectional. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling sejumlah 72 responden. Pengumpulan data dengan kuesioner dan data rekam medis. Analisa data dihitung dengan menggunakan Chi-Square dengan nilai kemaknaan a = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden (90%) responden yang preeklampsia mengalami kecemasan. Hasil uji statisik Chi-Square didapatkan hasil r = 0,00 < a =0,05. Ada hubungan antara kecemasan dan riwayat preeklampsia dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil multigravida.

References

Anung. (2011). Hubungan Antara Tingkat Kecemasan Primigravida Usia Kehamilan 36-40 minggu dengan Lama Persalinan di Surakarta. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret. Surakarta
Astria,Y., Nurbaeti, I., Rosidati, C. (2009). Hubungan Karakteristik Ibu Hamil Trimester III dengan Kecemasan dalam Menghadapi Persalinan di Poliklinik kebidanan dan kandungan RSUP. Majalah Keperawatan UNPAD. Vol.10 No.XIX : 40
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. 2014. Profil Kesehatan Jawa Timur Tahun 2014. Surabaya: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.
Isworo, A., Hakimi, M., & Wibowo, T. A. (2012). Hubungan antara Kecemasan dengan Kejadian Preeklampsia Di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Berita Kedokteran Masyarakat, 28(1), 9.
Mitayani. 2009. Asuhan Keperawatan Maternitas. Jakarta: Salemba Medika.
Kementerian Kesehatan RI. 2015. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2015.Jakarta:Kementerian Kesehatan RI
Kordi, M., Vahed, A., Rezaee Talab, F., Mazloum, S., Lotfalizadeh, M. (2017). Anxiety during pregnancy and preeclampsia: a case-control study. Journal of Midwifery and Reproductive Health, 5(1), 814-820. doi: 10.22038/jmrh.2016.7881
Rozikhan.(2007). Faktor-faktor terjadinya preeklampsi berat di Rumah Sakit DR.Soewondo Kendal.Tesis. Program Magister Epidemiologi Universitas Diponegoro, Semarang
Rukiyah, A. Y., & Yulianti, L. (2010). Asuhan Kebidanan IV (Patologi Kebidanan). Jakarta: Trans Info Media.
RSUD dr.M.Soewandhie. (2013). Laporan Tahunan RSUD dr.M.Soewandhie .2013. Surabaya : RSUD dr.M.Soewandhie
Saifuddin, A.B. (2008). Ilmu Kebidanan. Jakarta : YBPSP
Saifuddin, A.B. (2009). Ilmu Kebidanan. Jakarta : YBPSP
Widyastuti, E. (2015). Perilaku Ibu Hamil Dengan Pre Eklampsi Dalam Upaya Pencarian Pertolongan Kesehatan Di Rumah Sakit. Jurnal Kebidanan.Vol 4 No.9
Published
2018-04-12
How to Cite
HARDIANTI, Firda Amalia; MAIRO, Queen Khoirun Nisa. Kecemasan, Riwayat Preeklampsia dan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil Multigravida. Jurnal Keperawatan Terapan (e-Journal), [S.l.], v. 4, n. 1, p. 21-26, apr. 2018. ISSN 2442-6873. Available at: <https://ojs.poltekkes-malang.ac.id/index.php/JKT/article/view/288>. Date accessed: 22 june 2021. doi: https://doi.org/10.31290/jkt.v(4)i(1)y(2018).page:21-26.
Array ( )