Deep Breathing Exercise (DBE) dan Tingkat Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Laparatomi

  • Rudi Hamarno Poltekkes Kemenkes Malang, Jalan Besar Ijen No 77 C Malang, Jawa Timur
  • Maria Diah Ciptaningtyas Poltekkes Kemenkes Malang, Jalan Besar Ijen No 77 C Malang, Jawa Timur
  • Mohammad Hisbulloh H Poltekkes Kemenkes Malang, Jalan Besar Ijen No 77 C Malang, Jawa Timur

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Deep Breathing Exercise (DBE) terhadap tingkat intensitas nyeri pada pasien post operasi laparatomi di RS. Lavalette di Kota Malang. Rancangan penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimen design, non- equivalent control group dengan kelompok kontrol. Sampel dalam penelitan ini 34 responden. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan wawancara dengan menggunakan skala NRS dan data yang diperoleh di uji dengan cara U-Mann Whitney dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas nyeri pada pasien post operasi laparatomi di RS. Lavalette Kota Malang sebelum dan setelah dilakukan teknik relaksasi deep breathing exercise (pre) rata-rata skala nyeri 4.8 dan (post) rata-rata skala nyeri 3.3, ada perbedaan pengaruh teknik relaksasi deep breathing exercise terhadap perubahan intensitas nyeri pasien pada kelompok kontrol dan perlakuan post operasi laparatomi di RS. Lavalette Kota Malang (p=0,000).

Published
2017-10-29
How to Cite
HAMARNO, Rudi; CIPTANINGTYAS, Maria Diah; H, Mohammad Hisbulloh. Deep Breathing Exercise (DBE) dan Tingkat Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Laparatomi. Jurnal Keperawatan Terapan (e-Journal), [S.l.], v. 3, n. 1, p. 31-41, oct. 2017. ISSN 2442-6873. Available at: <https://ojs.poltekkes-malang.ac.id/index.php/JKT/article/view/17>. Date accessed: 24 june 2021. doi: https://doi.org/10.31290/jkt.v(3)i(1)y(2017).page:31-41.
Array ( )