EDUKASI, TINGKAT PENGETAHUAN, TINGKAT KONSUMSI ZAT GIZI DAN KADAR HEMOGLOBIN ANAK SEKOLAH DASAR

  • Sulistiastutik Sulistiastutik Poltekkes Kemenkes Malang
  • Nur Ayu Ariyanti Poltekkes Kemenkes Malang, Jalan Besar Ijen No 77 C Malang, Jawa Timur
  • I Komang Suwita Poltekkes Kemenkes Malang, Jalan Besar Ijen No 77 C Malang, Jawa Timur

Abstract

Terjadinya permasalahan gizi pada anak usia sekolah salah satunya disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang gizi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan,tingkat konsumsi zat gizi (protein, vitamin c, dan zat besi) dan kadar hemoglobin terkait dengan kejadian anemia anak sekolah dasar di SDN Cemorokandang 1 Kota Malang. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan rancangan one group pretest postest desain. Tingkat pengetahuan seluruh responden sebelum diberi edukasi tergolong kategori kurang (100%), setelah diberi edukasi tingkat pengetahuan responden meningkat menjadi kategori baik (90%). Edukasi pada kadar hemoglobin tidak berpengaruh dimana 20% responden terjadi penurunan kadar Hb. Dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi sangat mempengaruhi tingkat pengetahuan dan tingkat konsumsi tetapi pemberian edukasi tidak mempengaruhi kadar hemoglobin.

References

Manampiring, A. E. (2008). Prevalensi Anemia dan Tingkat Kecukupan Zat Besi pada Anak Sekolah Dasar di Desa Minaesa Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Manado.
Ningsih, N. Y., & Sulistyaningsih, S. (2013). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Anak TK ABA Kembaran di Bantul Yogyakarta Tahun 2013. Doctoral dissertation. STIKES 'Aisyiyah Yogyakarta.
Nurnia. (2013). Hubungan Pola Konsumsi dengan Status Hemoglobin Anak Sekolah Dasar Diwilayah Pesisir Kota Makassar. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin.
Sartika, R. A. D. (2012). Penerapan komunikasi, informasi, dan edukasi gizi terhadap perilaku sarapan siswa Sekolah Dasar. Kesmas: National Public Health Journal, 7(2), 76-82.
Subeno. (2007). Anemia Defisiensi Besi pada Anak Sekolah. Cermin Dunia Kedokteran.
Tadete, A., Maladona, N. S. H., & Basuki, A. (2013). Hubungan Antara Asupan Zat Besi, Protein dan Vitamin C Dengan Kejadian Anemia pada Anak Sekolah Dasar di Kelurahan Bunaken Kecamatan Bunaken Kepulauan Kota Manado. Indonesian Journal of Public Health, 3(1).
Wirakusumah. E. (1995). Perencaanaan Menu Anemia Gizi Besi. Jakarta: Trubus Agriwidya
Zulaekah, S. (2012). Efektivitas pendidikan gizi dengan media booklet terhadap pengetahuan gizi anak SD. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(2).Universitas Negeri Semarang
Published
2018-06-06
How to Cite
SULISTIASTUTIK, Sulistiastutik; ARIYANTI, Nur Ayu; SUWITA, I Komang. EDUKASI, TINGKAT PENGETAHUAN, TINGKAT KONSUMSI ZAT GIZI DAN KADAR HEMOGLOBIN ANAK SEKOLAH DASAR. Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI), [S.l.], v. 4, n. 1, p. 33-42, june 2018. ISSN 2615-5516. Available at: <https://ojs.poltekkes-malang.ac.id/index.php/JIKI/article/view/107>. Date accessed: 24 may 2022. doi: https://doi.org/10.31290/jiki.v(4)i(1)y(2018).page:33-42.