PEMETAAN DISTRIBUSI KASUS HIV DAN FAKTOR TERKAIT BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KABUPATEN BANYUWANGI
Abstract
Secara global, HIV masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, termasuk di Indonesia. Berbagai factor seperti karakteristik demografi, kelompok risiko, lokasi eks-lokalisasi, serta ketersediaan layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT) berkaitan dengan sebaran kasus HIV yang ditemukan. Tujuan penelitian ini adalah memetakan distribusi kasus HIV dan faktor risiko yang berkaitan serta menganalisis autokorelasi spasial persebaran kasus HIV di Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini merupakan studi ekologi dengan unit analisis 25 kecamatan di Kabupaten Banyuwangi, Indonesia. Data didapatkan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi meliputi kasus HIV, jenis kelamin, usia, kelompok rentan penderita HIV, lokasi eks-lokalisasi, dan layanan VCT tahun 2022. Analisis spasial secara deskriptif dan analisis autokorelasi spasial dengan Moran’s I. Jumlah kasus HIV di Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2022 terdapat sebanyak 536 kasus Berdasarkan jenis kelamin dan usia, kasus HIV paling banyak terjadi pada usia produktif pada laki-laki (63%). Total kasus paling banyak terdapat pada usia produktif (21-59 tahun). Kelompok risiko tertinggi yang terinfeksi HIV adalah pelanggan pekerja seks (29%), pasangan risti dan LSL (27%). Peningkatan kasus HIV dipengaruhi oleh adanya 18 titik lokasi eks-lokalisasi. Sedangkan layanan VCT tersebar di 25 kecamatan. Hasil analisis autokorelasi spasial tidak menunjukkan adanya autokorelasi spasial (Moran’s I= -0.553, p= 0.579). Distribusi spasial kasus HIV yang tinggi tersebar di wilayah yang dekat dengan titik eks-lokalisasi dan layanan VCT yang berperan dalam penemuan kasus. Dinas Kesehatan dapat melakukan kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk memberikan edukasi dan kebijakan internal sebagai upaya preventif penularan HIV.
References
Arumugam, E., Kangusamy, B., Sahu, D., Adhikary, R., Kumar, P., Aridoss, S., 2020. Size Estimation of High-Risk Groups for HIV Infection In India Based on Data From National Integrated Bio-Behavioral Surveillance and Targeted Interventions—Indian Journal of Public Health, 64:S39–S45.
BBC. 2015. Dating Apps Prove Factor in HIV Rise among Adolescents. https://www.bbc.com/news/health-34995811 [Diakses pada 20 November 2023].
Berek, P. A. L., Be, M.F., Rua, Y.M., Anugrahini, C. 2019. Hubungan Jenis Kelamin dan Umur Dengan Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang HIV/AIDS di SMAN 3 Atambua Nusa Tenggara Timur 2018. Jurnal Sahabat Keperawatan, 1(01):4–13.
Bidang P2P. 2022. On The Job Training (OJT) Layanan Perawatan Dukungan dan Pengobatan (PDP) HIV Tanggal 1-3 November 2022. https://dinkes.wonogirikab.go.id/2022/11/04/on-the-job-training-ojt-layanan-perawatan-dukungan-dan-pengobatan-pdp-hiv-tanggal-1-3-november-2022/#:~:text=Layanan Perawatan Dukungan dan Pengobatan (PDP) HIV adalah layanan kesehatan, Anti Retro Viral (ARV). [Diakses pada 26 Januari 2024].
Chen, W., Yang, J., Jun Jiang, L. He, Y. Xu, J. Zheng, Jianmin Jiang, Pan. 2021. A Spatial Analysis of The Epidemiology of HIV-Infected Students in Zhejiang Province, China. BMC Infectious Diseases, 21(1):1–8.
Costa, A. B., Viscardi, L. H., Feijo, M., Fontanari, A. M. V. 2022. HIV Voluntary Counseling and Testing (VCT-HIV) Effectiveness for Sexual Risk-Reduction among Key Populations: A Systematic Review and Meta-Analysis. EClinicalMedicine, 52:101612.
Deane, K. D., Parkhurst, J.O., Johnston, D., 2010. Linking Migration, Mobility, and HIV. Tropical Medicine and International Health, 15(12):1458–1463.
Fitrianingsih & Rizqiana. 2021. Gambaran Hasil Pemeriksaan HIV pada Penghuni Lokalisasi di Kabupaten Batang. Jurnal Medika Husada, 1(2):13-18.
Handayani, S., Ratnasari, N. Y., Husna, P. H., Marni, Susanto, T 2019. Quality of Life People Living With HIV/AIDS and Its Characteristics from A VCT Center in Indonesia. Ethiopian Journal of Health Sciences, 29(6):759–766.
Juditha, C. 2021. Prostitusi Daring : Tren Industri Jasa Seks Komersial di Media Sosial Online. Pekommas, 6(1):51–63.
Kambu, Y., Waluyo, Kuntarti. 2016. Umur Orang dengan HIV AIDS (ODHA) Berhubungan dengan HIV / AIDS. Jurnal Keperawatan Indonesia, 19(3):200–207.
Kemenkopkm RI. 2014. Eks-Lokalisasi Paling Banyak Penderita HIV/AIDS. https://arsip.kemenkopmk.go.id/artikel/eks-lokalisasi-paling-banyak-penderita-hivaids
Kemenkes RI. 2022. Perkembangan HIV AIDS dan Penyakit Infeksi Menular Seksual (Pims) Triwulan II Tahun 2022. Kementerian Kesehatan RI. 4247608(021), PP. 613-614.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2020. Rencana Aksi Nasional Pencegahan Dan Pengendalian HIV AIDS dan PIMS Di Indonesia Tahun 2020-2024. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 1–188.
Kibret, G. D., Ferede, A., Leshargie, C. T., Wagnew, F., Ketema, D. B., Alebel, A. 2019. Trends and spatial distributions of HIV prevalence in Ethiopia. Infectious Diseases of Poverty. 8(1):1–9.
Kristianti, S. 2012. Dukungan WPS dan teman pelanggan terhadap penggunaan kondom pada pelanggan WPS di semampir kediri. Jurnal STIKES, 5(2):144–154.
Lestari, W., Brata, A. S., Anhar, A., Rahmawati, S. 2023. Analisis autokorelasi spasial global dan lokal pada data kemiskinan provinsi bali. Jambura Journal of Mathematics, 5(1):218–229.
Manalu, R. M., Harahap, S.Y., Sinurat, I. 2019. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Infeksi HIV pada Usia Produktif di Komite AIDS HKBP Balige. Indonesian Trust Health Journal, 2(2): 190-198.
Murtono, D., Riyanto, Shaluhiyah. 2018. Influential Host Factors to The Incidence of HIV/AIDS in Key Populations in Pati District. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 13(1): 1-9
Peng, Z. H., Cheng, Y. J., Reilly, K. H., Wang, L., Qin, Q. Q., Ding, Z. W., et al. 2011. Spatial Distribution of HIV/AIDS in Yunnan Province, People’s Republic of China. Geospatial Health. 5(2):177–182.
Queiroz, J. F., Medeiros, K. S., Sarmento, A. C. A., Monteiro, M. N., Cobucci, R. N., Stransky, B., Gonçalves, A. K. 2020. Use of Dating Sites and Applications by Women and Their Risk of Sexually Transmitted Infections: A Systematic Review and Meta-Analysis Protocol. BMJ Open. 10(11):1–6.
Rahmawati, D. T., Diniarti, F., Syafrie, I. R. 2023. Hubungan Umur, Jenis Kelamin, Dan Riwayat Infeksi Menular Seksual (IMS) dengan Kejadian HIV/AIDS di Wilayah Kerja Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu Tahun 2022. Inpatient Dermatology. 11(1):169–174.
Rokhmah, D. 2014. Implikasi Mobilitas Penduduk dan Gaya Hidup Seksual Terhadap Penularan HIV/AIDS. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 9(2):183–190.
Sidjabat, F. N., Setyawan, H., Sofro, M. A., Hadisaputro, S. 2017. Lelaki Seks Lelaki , HIV/AIDS dan Perilaku Seksualnya Di Semarang. Jurnal Kesehatan Reproduksi. 8(2):131–142.
Sriningsih. 2013. Determinan Keikutsertaan Pelanggan Wanita Pekerja Seks (WPS) dalam Program Voluntary Conseling and Testing (VCT). Jurnal Kesehatan Masyarakat. 16(3):377–384.
Swari, R. C. 2021. Kenapa Gonta-Ganti Pasangan Seks Bikin Anda Lebih Berisiko Terkena HIV? https://hellosehat.com/seks/hivaids/gonta-ganti-pasangan-risiko-hiv/
Takariningsih, Widyowati, A., Wardani, R. 2023. Mobile VCT Sebagai Penemuan Dini Kasus HIV/AIDS pada Komunitas LSL dan Waria di Wilayah Puskesmas Cukir Jombang. Jurnal Pengabdian Komunitas. 02(03):64–69.
UNAIDS. 2019. UNAIDS DATA 2019.
WHO. 2022. HIV. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hiv-aids#:~:text=HIV continues to be a, no cure for HIV infection. [Diakses pada 25 Maret 2023].
WHO. 2023. HIV and AIDS. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hiv-aids [Diakses pada 6 Januari 2024].
Yusuf, B. 2016. Analisis Spasial untuk Pemetaan Persebaran Penyakit HIV dan AIDS di Kota Yogyakarta Tahun 2014. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Geografi FKIP UMP 2016, 92–98.
Zhang, H., Yang, L., Li, L., Xu, G., Zhang, X. 2019. The Epidemic Characteristics and Spatial Autocorrelation Analysis of Hand, Foot, and Mouth Disease from 2010 to 2015 in Shantou, Guangdong, China. BMC Public Health. 19(1):998-1017.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fida Fawwaz, Nurul Ulya Luthfiyana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







