Efek Pemberian Formula F-75 dan F-100 pada Anak Malnutrisi Penyerta Bronkopneumonia: Studi Kasus

Penulis

  • nuha khairunnisa Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Setyo Prihatin
  • Meirina Dwi Larasati
  • Mohamad Jaelani

DOI:

https://doi.org/10.31290/nj.v5i1.5674

Kata Kunci:

F75 , F100, Peningkatan Berat Badan

Abstrak

Latar belakang: Malnutrisi pada balita masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia dengan prevalensi yang cukup tinggi, di mana kejadian gizi buruk yang disertai penyakit infeksi paru seperti bronkopneumonia masih banyak ditemukan di fasilitas pelayanan kesehatan. Kedua kondisi ini memiliki hubungan timbal balik yang saling memperburuk (vicious cycle); infeksi meningkatkan kebutuhan energi dan menurunkan imunitas, sedangkan malnutrisi kronis mempercepat penurunan berat badan serta meningkatkan risiko mortalitas anak. Atas dasar urgensi klinis tersebut, studi kasus ini dilakukan untuk mendeskripsikan penatalaksanaan asuhan gizi terstandar dan manajemen intervensi gizi dalam mengatasi asupan yang kurang serta memperbaiki tanda fisik malnutrisi pada pasien anak dengan bronkopneumonia. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui gambaran intervensi berupa pemberian formula WHO dalam meningkatkan berat badan anak dengan malnutrisi penyerta bronkopneumonia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus pada pasien anak malnutrisi penyerta bronkopneumonia. Kebutuhan energi dan zat gizi makro dihitung berdasarkan pedoman WHO. Intervensi gizi dilakukan dengan memberikan formula WHO sesuai fasenya. Monitoring dan evaluasi dilakukan dengan mengukur berat badan harian, mencatat pemberian formula, dan mengkaji asupan makan menggunakan metode recall 24 jam serta comstock. Hasil: Intervensi menggunakan F75 dan F100 diterapkan sebagai upaya untuk meningkatkan berat badan pasien. Hasil monitoring menunjukkan adanya peningkatan berat badan sebesar 7,2 gr/kgBB/hari, yang termasuk dalam kategori cukup. Simpulan: Hasil intervensi yang dilakukan menunjukkan bahwa pemberian formula F-75 dan F-100 dapat meningkatkan berat badan pasien dan asupan makronutrient yang diberikan selama rawat inap menunjukkan peningkatan positif.         

Kata kunci: F75; F100; Peningkatan Berat Badan

Referensi

Alfarisi, B. I., Hestiana, A. R., Salsabila, A., Fayyaza, N. A., Islami, M. D., Ramadhan, G., Irsyad, A. F., Laden, & Lubis, H. M. L. (n.d.). PROSIDING SNPPM-5 (Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Tahun 2023 Universitas Muhammadiyah Metro Halaman | 299. https://prosiding.ummetro.ac.id/index.php/snppm

Andrea, D., & Fanny Faranita, P. (n.d.). Mengenali Refeeding Syndrome dan Tatalaksananya (Vol. 44, Issue 1).

Badan Kebijakan Pembangunan. (2023). SURVEI KESEHATAN INDONESIA (SKI).

Bintanah, S., Maskhanah, Nadia, F. S., & Putri, S. H. S. (2024). Pengaruh Pemberian F 100 Terhadap Perubahan Berat Badan pada Balita Gizi Buruk di Rumah Sakit Bhakti Asih Brebes. Jurnal Gizi, 13(1), 8–16.

Biratu, D., Zenu, S., Negera, E., & Alemu, S. (2023). Achievement of adequate weight gain among infants and children with complicated severe acute malnutrition receiving treatment in therapeutic feeding centers of South Sudanese refugee camps in Ethiopia. SAGE Open Medicine, 11. https://doi.org/10.1177/20503121221148602

Dipasquale, V., Cucinotta, U., & Romano, C. (2020). Acute Malnutrition in Children: Pathophysiology, Clinical Effects and Treatment. 12(8), 1–9.

Husna, C. A., Yani, F. F., & Masri, M. (2016). Gambaran Status Gizi Pasien Tuberkulosis Anak di RSUP Dr. M. Djamil Padang. In Jurnal Kesehatan Andalas (Vol. 5, Issue 1). http://jurnal.fk.unand.ac.id

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Petunjuk Teknis Layanan Gizi Buruk Buku II.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Buku Saku Pencegahan dan Tata Laksana Gizi Buruk Balita di Layanan Rawat Jalan.

Laporan Riskesdas 2018 Nasional. (n.d.).

Mehta MD, N. M., Corkins MD, M. R., CNSC, SPR, FAAP, MSN, B. L., RN, MS, A. M., RD, Goday MBBS, P. S., Carney RD, L. (Nieman), CSP, LDN, Monczka RD, J. L., RD, M., Plogsted PharmD, S. W., RPh, BCNSP, Frederick Schwenk MD, W., … A.S.P.E.N. (2013). Defining Pediatric Malnutrition. Journal of Parenteral and Enteral Nutrition, 37(4), 460–481.

Ningrum, N. P., Nuraini, I., & Setiawandari. (2017). Pengaruh Pemberian F75 Terhadap Kenaikan Berat Badan Balita Dengan Gizi Kurang Di Desa Tambak Cemandi Kecamatan Sidati Sidoarjo. In Jurnal Kebidanan.

Puspita Sari, I., Telisa, I., & Kemenkes Palembang, P. (2023). Formula Modifications for Patients with TKTP Diet Ingredients Based on Tempe Flour, Corn Flour (Zea Mays) and Catfish Flour (Vol. 15, Issue 2).

Putri, K. S. (2020). Pencampuran Ekstrak Ikan Gabus (Chana striata) Pada Formula KEP Untuk Balita KEP Ditinjau Dari Sifat Fisik, Sifat Organoleptik, Kandungan Energi dan Protein. 1–7.

Roring, D. O., Momongan, N. R., & Kapantow, N. H. (2018). Hubungan Antara Asupan Energi Dengan Status Gizi Anak Balita Diwilayah Kerja Puskesmas Desa Tambarana Kecamatan Poso Pesisit Utara Kabupaten Poso. In Jurnal Kesmas(Vol. 7, Issue 5).

Rustika, I., Sakka, A., & Zainuddin, A. (2018). Implementasi Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) Pada Pasien Rawat Inap Di RSU Bahteramas Tahun 2018 Ika Rustika 1 Ambo Sakka 2 Asnia Zainuddin 3 123.

Sari, R. P., & Agustin, K. (2023). Analisis Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Penyakit Infeksi Pada Anak Balita Di Posyandu Wilayah Colomadu I. In Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan (Vol. 14, Issue 1).

Sir, S. G., Aritonang, E. Y., & Jumirah, J. (2021). Praktik Pemberian Makanan dan Praktik Kesehatan dengan Kejadian Balita dengan Gizi Kurang. Journal of Telenursing (JOTING), 3(1), 37–42. https://doi.org/10.31539/joting.v3i1.2091

Titin. (2024). Hubungan Status Gizi Dan Status Imunisasi Terhadap Kejadian Bronkopneumonia Pada Anak. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/IJNHS

Wangi, M. P., & Nurus Sakinah, F. (2023). Efektivitas Intervensi Demo Memasak dan Makan Bersama Menu Tinggi Protein terhadap Peningkatan Berat Badan Balita di Kecamatan Simokerto, Surabaya. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(9), 1854–1861. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i9.3659

WHO. (2023). WHO guideline on the prevention and management of wasting and nutritional oedema (acute malnutrition) in infants and children under 5 years.

WHO TEAM. (2024). Malnutrisi.

Yulnefia, & Mega, S. (2022). Hubungan Riwayat Penyakit Infeksi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-36 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-06-05

Cara Mengutip

khairunnisa, nuha, Prihatin, S., Larasati, M. D., & Jaelani, M. (2026). Efek Pemberian Formula F-75 dan F-100 pada Anak Malnutrisi Penyerta Bronkopneumonia: Studi Kasus. NUTRITURE JOURNAL, 5(1), 21–29. https://doi.org/10.31290/nj.v5i1.5674

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama