Pengaruh Edukasi Menggunakan Pendekatan Health Belief Model Terhadap Perilaku Ibu Dalam Pencegahan Gizi Buruk Pada Balita Usia 1-3 Tahun Di Posyandu Mawar Desa Kalipare Kabupaten Malang
Abstract
Balita merupakan kelompok umur yang paling sering dan rawan menderita kekurangan gizi ataupun malnutrisi. Salah satu penyebab tingginya gizi buruk adalah kurang sadarnya masyarakat dalam pemeliharaan kesehatan terutama ibu terhadap anak balitanya serta metode penyuluhan yang monoton. Salah satu cara untuk meningkatkan pemeliharaan kesehatan balita dapat dilakukan adanya pemberian edukasi yang diberikan kepada ibu dengan berbagai model salah satunya yaitu menggunakan pendekatan Health Belief Model. Edukasi dengan pendekatan Health Belief Model memberikan relevansi yang kuat antara pendidikan kesehatan dan perubahan perilaku. Untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Menggunakan Pendekatan Health Belief Model Terhadap Perilaku Ibu Dalam Pencegahan Gizi Buruk Pada Balita Usia 1-3 Tahun Di Posyandu Mawar Desa Kalipare Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan desain Pre Eksperimental dengan pendekatan one group pretest and posttest design. Populasi penelitian ini yaitu ibu yang memiliki balita usia 1-3 tahun dengan gangguan gizi buruk dan beresiko berjumlah 75 responden yang kemudian diambil menggunakan teknik purposive sampling yang didapatkan responden sejumlah 42 responden. Hasil uji statistik menggunakan uji wilcoxon signed rank test didapatkan nilai Sig. (2-tailed) p-value = 0,00 (p<0,05) yang berarti ada pengaruh edukasi menggunakan pendekatan Health Belief Model terhadap perilaku ibu dalam pencegahan gizi buruk pada balita usia 1-3 tahun di Posyandu Mawar Desa Kalipare Kabupaten Malang. Diharapkan penelitian ini dapat digunakan untuk meningkatkan perilaku ibu dalam pencegahan gizi buruk pada balita usia 1-3 tahun. Peran pelayanan kesehatan serta petugas kesehatan sangat diperlukan dalam pemberian edukasi kepada masyarakat terutama menggunakan Health Belief Model.