Perbedaan Pengetahuan Tentang Pencegahan Diare Menggunakan Kartu Truth or Dare dan Poster

  • Syafa Ulya Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Abstract

Pada tahun 2018 terjadi 10.369 kasus Diare pada anak di Kota Malang, 1.639 di antaranya adalah anak Sekolah Dasar dengan rentang umur 6-14 tahun (Dinas Kesehatan Kota Malang, 2018). Usia sekolah merupakan usia penting dalam pertumbuhan dan perkembangan fisik anak, oleh karerna itu diperlukan media edukatif pencegahan diare untuk menarik minat anak dalam pencegahan diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan pencegahan diare menggunakan kartu Truth or Dare dan Poster di SDN 3 Sumbersari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.


Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian Quasi Eksperiment dengan pendekatan two group pre-test post-test, sampel yang terlibat dalam penelitian ini adalah anak kelas IV dan V yang berjumlah 52 siswa dengan menggunakan teknik Purposing Sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuisioner. Uji yang digunakan adalah uji wilcoxon.


Terdapat perbedaan yang bermakna pengetahuan pencegahan diare sebelum dan sesudah diberikan perlakuan, baik pada kelompok 1 (Asymp.Sig. (2-tailed) = 0,001) maupun pada kelompok 2 (Asymp.Sig. (2-tailed) = 0,001). Setelah dilakukan intervensi kedua kelompok sama-sama mengalami peningkatan pengetahuan, yakni dari berkategori cukup menjadi baik, dari sini dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan pengetahuan yang signifikan antara Kelompok 1 Truth or Dare dan Kelompok 2 Poster, dan kedua media sama-sama bagus digunakan sebagai media pembelajaran pencegahan diare pada anak sekolah dasar.

Published
2024-05-03
How to Cite
ULYA, Syafa. Perbedaan Pengetahuan Tentang Pencegahan Diare Menggunakan Kartu Truth or Dare dan Poster. The Journal of Public Health Promotion, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 31-39, may 2024. Available at: <https://ojs.poltekkes-malang.ac.id/index.php/edupro/article/view/4268>. Date accessed: 20 june 2024.