Jurnal Pengabmas Polkesma https://ojs.poltekkes-malang.ac.id/jurmas <p>Jurnal Pengabmas Polkesma adalah publikasi resmi dari Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang yang memberi wadah untuk mempublikasikan hasil <strong>Pengabdian Masyarakat</strong> yang merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, karya ini juga melalui proses kajian ilmiah sehingga mampu menjadi acuan untuk data pendukung suatu penelitian.</p> <p>Jurnal Pengabmas Polkesma juga menerima artikel berupa telaah dari kegiatan Pengabmas dari luar institusi, Informasi lebih lanjut harap menghubungi Pusat Penelitian dan Pengabmas Poltekkes Kemenkes Malang.</p> <p>Jurnal ini terbit 4 (empat) kali setahun Maret, Juni, September dan Oktober.</p> Poltekkes Kemenkes Malang id-ID Jurnal Pengabmas Polkesma Diseminasi Protokol Terapi Totok Punggung sebagai Intervensi Keperawatan Komplementer Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Komunitas https://ojs.poltekkes-malang.ac.id/jurmas/article/view/6392 <p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendiseminasikan protokol terapi totok punggung sebagai intervensi keperawatan komplementer pada pasien diabetes mellitus (DM) tipe 2. Desain yang digunakan adalah quasi-experimental one-group pretest–posttest dengan melibatkan 32 pasien DM tipe 2 stabil di Desa Sumberporong, Malang. </em><em>Intervensi meliputi edukasi, pelatihan keterampilan, dan praktik mandiri terpantau selama dua minggu (3 kali/minggu, 15–20 menit/sesi). Evaluasi mencakup pengetahuan, keterampilan, kepatuhan, serta luaran jangka pendek (kualitas tidur, stres, nyeri punggung, dan gula darah sewaktu). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (</em><em>Δ</em><em>=24,0; p&lt;0,001) dan keterampilan (</em><em>Δ</em><em>=47,3; p&lt;0,001). Kualitas tidur meningkat (</em><em>Δ</em><em>=2,1), sedangkan stres (</em><em>Δ</em><em>=-2,1) dan nyeri punggung (</em><em>Δ</em><em>=-1,8) menurun. Gula darah sewaktu juga menurun (</em><em>Δ</em><em>=-25,4 mg/dL). Kepatuhan tergolong baik dengan 71,9% peserta mencapai ≥80%. Program ini efektif meningkatkan kapasitas dan kenyamanan peserta. Luaran berupa SOP, checklist, dan media edukasi mendukung keberlanjutan program di komunitas</em></p> Budiono Abdul Hanan Kasiati Nurul Hidayah Agus Setyo Utomo Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pengabmas Polkesma 2026-04-12 2026-04-12 2 1 1 6 Pendampingan Self-Management Diabetes Mellitus Berbasis Telenursing di Komunitas https://ojs.poltekkes-malang.ac.id/jurmas/article/view/6395 <p><em>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas self-management pasien diabetes mellitus tipe 2 melalui pendampingan berbasis telenursing. Program dilaksanakan pada April 2025 di Desa Sumberporong, Kabupaten Malang dengan desain quasi-experimental one-group pretest-posttest dan melibatkan 35 peserta.</em></p> <p><em>Intervensi meliputi edukasi mikro dua kali per minggu, konseling individual mingguan, monitoring log digital, serta umpan balik perawat melalui WhatsApp. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan (58,4 menjadi 82,7), perilaku self-care (3,1 menjadi 5,4 hari/minggu), penurunan distress diabetes (6,2 menjadi 4,1), peningkatan kualitas tidur (5,3 menjadi 7,1), serta penurunan gula darah sewaktu (214,6 menjadi 186,3 mg/dL).</em></p> <p><em>Program ini menunjukkan bahwa telenursing merupakan pendekatan yang layak, praktis, dan berpotensi direplikasi dalam pengelolaan penyakit kronis berbasis komunitas.</em></p> agus setyo utomo Hidaya Abdul Hanan Anggun Setyarini Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pengabmas Polkesma 2026-03-30 2026-03-30 2 1 7 12 Efektivitas Edukasi Berbasis Health Belief Model dalam Pencegahan Diabetes Melitus pada Remaja https://ojs.poltekkes-malang.ac.id/jurmas/article/view/6396 <p><em>Peningkatan gaya hidup tidak sehat pada remaja berkontribusi terhadap meningkatnya risiko diabetes melitus, sehingga diperlukan intervensi edukasi yang efektif sebagai upaya pencegahan sejak dini. </em><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi berbasis Health Belief Model (HBM) dalam pencegahan diabetes melitus pada remaja. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukasi partisipatif pada 48 remaja usia 15–19 tahun melalui penyuluhan, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan nilai rata-rata sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 56,8 menjadi 82,4. </em><em>Proporsi pengetahuan kategori baik meningkat, sedangkan kategori kurang menurun secara signifikan. Selain itu, peserta menunjukkan niat perilaku positif seperti mengurangi konsumsi gula dan meningkatkan aktivitas fisik. Edukasi berbasis Health Belief Model efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terhadap pencegahan diabetes melitus, sehingga direkomendasikan sebagai strategi promotif dan preventif berkelanjutan.</em></p> Anggun Setyarini Kasiati Pertami Agus Setyo Utomo Erlina Suci Astuti Abdul Hanan Zahra Hanan Chelsea Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pengabmas Polkesma 2026-04-12 2026-04-12 2 1 13 17 Implementasi Edukasi Berbasis Keluarga dalam Meningkatkan Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak https://ojs.poltekkes-malang.ac.id/jurmas/article/view/6400 <p><em>Peran keluarga sangat penting dalam pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak, namun keterbatasan pengetahuan dan adanya stigma masih menjadi hambatan dalam upaya tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi edukasi berbasis keluarga dalam meningkatkan pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak. </em><em>Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, serta pemberian media edukasi kepada keluarga. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta skala dukungan keluarga. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 54,2 menjadi 84,6 serta peningkatan proporsi peserta dengan kategori pengetahuan baik. Selain itu, terjadi peningkatan dukungan keluarga terutama pada aspek emosional, informasional, dan pengambilan keputusan. Edukasi berbasis keluarga terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan keluarga dalam pencegahan HIV. Disarankan agar program serupa dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan layanan kesehatan ibu dan anak untuk mendukung keberlanjutan perilaku pencegahan.</em></p> Erlina Suci Astuti Fitriana Kurniasari Sholikhah kasiati kasiati Tsabitah Farah Nafiqah Sholikhah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pengabmas Polkesma 2026-03-30 2026-03-30 2 1 18 23 Intervensi Self-Management Berbasis Komunitas untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Kontrol Gejala pada Ibu Hamil dengan Asma https://ojs.poltekkes-malang.ac.id/jurmas/article/view/6401 <p><em>Asma pada kehamilan memerlukan pengelolaan yang tepat untuk mencegah komplikasi pada ibu dan janin. Namun, masih banyak ibu hamil yang memiliki keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola asma secara mandiri. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi self-management berbasis komunitas dalam meningkatkan pengetahuan dan kontrol gejala pada ibu hamil dengan asma. Kegiatan dilakukan pada 15 ibu hamil melalui edukasi kesehatan, diskusi kelompok, pendampingan individu, serta monitoring menggunakan pretest-posttest, observasi self-management, dan pemantauan frekuensi gejala. Hasil menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 55,8 menjadi 82,5 dan skor self-management dari 9,3 menjadi 16,8. Selain itu, frekuensi gejala asma menurun dari 3,4 menjadi 1,3 kali per minggu. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kemampuan pengelolaan mandiri, dan kontrol gejala peserta. Kesimpulannya, program self-management berbasis komunitas berpotensi menjadi pendekatan yang efektif dalam pengelolaan asma pada kehamilan. Disarankan tenaga kesehatan mengembangkan program serupa dengan melibatkan komunitas secara lebih luas.</em></p> kasiati kasiati Nurul Hidayah Anggun Setyorini Budiono Fatwarini Deva Anggraini Zahra Dewi Salsabilla Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pengabmas Polkesma 2026-03-30 2026-03-30 2 1 24 28