Intervensi Self-Management Berbasis Komunitas untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Kontrol Gejala pada Ibu Hamil dengan Asma
Kata Kunci:
asma pada kehamilan, self-management, intervensi berbasis komunitas, edukasi kesehatan, kontrol gejalaAbstrak
Asma pada kehamilan memerlukan pengelolaan yang tepat untuk mencegah komplikasi pada ibu dan janin. Namun, masih banyak ibu hamil yang memiliki keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola asma secara mandiri. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi self-management berbasis komunitas dalam meningkatkan pengetahuan dan kontrol gejala pada ibu hamil dengan asma. Kegiatan dilakukan pada 15 ibu hamil melalui edukasi kesehatan, diskusi kelompok, pendampingan individu, serta monitoring menggunakan pretest-posttest, observasi self-management, dan pemantauan frekuensi gejala. Hasil menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 55,8 menjadi 82,5 dan skor self-management dari 9,3 menjadi 16,8. Selain itu, frekuensi gejala asma menurun dari 3,4 menjadi 1,3 kali per minggu. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kemampuan pengelolaan mandiri, dan kontrol gejala peserta. Kesimpulannya, program self-management berbasis komunitas berpotensi menjadi pendekatan yang efektif dalam pengelolaan asma pada kehamilan. Disarankan tenaga kesehatan mengembangkan program serupa dengan melibatkan komunitas secara lebih luas.