Hubungan Pendapatan dengan Kepatuhan Peserta PBPU Membayar Iuran JKN Kelurahan Keniten Ponorogo
Abstract
Kepesertaan semakin meningkat tidak sejalan dengan kepatuhan dalam membayar iuran JKN. Ketidakpatuhan dalam pembayaran premi lebih didominasi oleh peserta mandiri atau bisa disebut dengan PBPU. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Kelurahan Keniten didapati 4 dari 10 peserta yang menunggak pembayaran iuran JKN. Tujuan : Mengetahui hubungan antara pendapatan dengan kehadiran peserta segmentasi PBPU dalam membayar iuran JKN di Kelurahan Keniten Kabupaten Ponorogo. Metode : Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross sectional . Responden penelitan ini adalah 94 responden peserta JKN segmentasi PBPU di Kelurahan Keniten. Teknik sampel yang digunakan yaitu non probabilitas dengan memilih purposive sampling . Variabel penelitian ini adalah pendapatan dan kehadiran peserta JKN segmentasi PBPU. Teknik pengumpulan data menggunakan alat ukur kuesioner. Hasil : Tingkat pendapatan cenderung memiliki pendapatan rendah yaitu sebesar 59,6% dan tingkat pemenuhan dengan tidak patuh yaitu 58,5%. Hasil uji chi-square diperoleh nilai ( p-value = 0,000) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan : Adanya hubungan yang signifikan antara pendapatan dengan kepatuhan peserta segmentasi PBPU dalam membayar iuran JKN di Kelurahan Keniten Kabupaten Ponorogo