Hubungan Self Efficacy dengan Persiapan Kehamilan Sehat Pada Calon Pengantin Wanita
DOI:
https://doi.org/10.31290/majory.v5i2.4226Keywords:
Calon pengantin wanita, persiapan kehamilan sehat, self efficacyAbstract
Self efficacy mempengaruhi perilaku kesehatan seseorang termasuk perilaku mempersiapkan kehamilan pada masa prakonsepsi. Kehamilan yang tidak dipersiapkan dengan baik dapat memicu terjadinya berbagai masalah dalam kehamilan danpersalinan seperti; KEK, anemia, pendarahan antepartum, dan BBLR.Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan self efficacydengan persiapan kehamilan sehat pada calon pengantin wanita.Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi calon pengantin wanita di KUA Lowokwaru yang menikah pada bulan April –Mei 2023. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 57 responden yang telah memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Perceived Health Competence Scale(PHCS) dan kuesioner persiapan kehamilan.Hasil analisis uji korelasi spearman rankmenunjukkan koefisien korelasi 0,359 dengan taraf signifikasi 0,006 < 0,05 yang menunjukkan ada hubungan sedang antara self efficacydengan persiapan kehamilan sehat pada calon pengantin wanita di KUA Lowokwaru, Malang. Kesimpulan: Semakin tinggi self efficacymaka persiapan kehamilannya semakin baik. Maka, sebaiknya dilakukan peningkatanpemberian informasi mengenai pentingnya meyakinkan diri untuk mengelola kesehatan dan mempersiapkan kehamilan kepada remaja
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Nina Sefia Sari Nina, Afnani Toyibah, Duhita Dyah Apsari, Reni Wahyu Triningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



