Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Berpengaruh Terhadap Kelancaran ASI Pada Ibu Bersalin Sectio Cesarea

Authors

  • Efa Suzana Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Indonesia
  • Yanti Sutriyanti Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Indonesia
  • Farida Esmianti Esmianti Poltekkes Kemenkes Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.31290/majory.v4i1.3159

Keywords:

Inisiasi Menyusu Dini, Kelancaran Air Susu Ibu, Sectio Cesarea

Abstract

Keberhasilan menyusui ditentukan dalam 24 jam pertama setelah ibu melahirkan.Pada jam-jam pertama setelah melahirkan dikeluarkan hormon oksitosin yang bertanggung jawab terhadap produksi ASI, yaitu melalui Inisiasi MenyusuDini (IMD). IMDumumnya hanyaditerapkanpada ibu dengan dengan persalinan normal, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh IMDdengan kelancaran ASI pada ibu yang bersalin melalui seksio sesarea. Penelitian ini menggunakan desain quasy experimentdengan posttest onlywithcontrol groupdesign. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin secara seksio sesarea di RSUD Curup Kab. Rejang Lebong Propinsi Bengkulu selama 24 haridilakukan dari tanggal 08 Desember 2020 hingga31 Desember 2020. Pengambilan sampel dilakukan secarapurposivedengan jumlah 20 orang pada kelompok intervensi dan 20 orang pada kelompok kontrol. Pada kelompok intervensi diberikan perlakuanIMDselama satu jam, sedangkan pada kelompok kontrol tidak dilakukan IMD.Uji statistik yang digunakanadalahdependent t-test. Hasil analisis menunjukkanterdapatperbedaan yang bermakna pada parameter kelancaran ASI yaitufrekuensi menyusu, frekuensi BAK,frekuensi BAB, remesan ASI, dan payudara terasa tegang,padakelompok intervensidankelompok kontrol (p-value <0,001). Hal ini menunjukkan adapengaruh IMD terhadap kelancaranASI pada ibu bersalin dengan seksio sesarea. IMD dapat menstimulasi sekresihormon prolaktin yang bertugasmemproduksi ASI,dan hormon oksitosin untukpengeluaran ASI sehingga menyebabkankelancaran produksi ASI.Pelaksanaan IMD dapat dimasukkan dalam standar pelayanan rumah sakit bukan hanya pada ibu dengan persalinan normal, namun juga pada ibu dengan persalinan sectio cesarea.

Published

2022-04-30

Issue

Section

Articles