Luaran Bayi Baru Lahir Pada Persalinan dengan Ketuban Pecah Dini di RS Wava Husada Kepanjen Malang
DOI:
https://doi.org/10.31290/majory.v4i1.3065Keywords:
Bayi Baru Lahir, Ketuban Pecah DiniAbstract
Penyebab kematian bayi baru lahir yang disebabkan penyulit persalinan salah satunya karena ketuban pecah dini(KPD). Ketuban pecah dini dapat menyebabkan beberapa komplikasi pada bayi diantaranya adalah prematuritas, asfiksia, hipoksia, infeksi neonatal, morbiditas dan mortalitas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi luaran bayi baru lahir denag ketuban pecah dini di RS Wava Husada KepanjenMalang. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatifdengan pendekatan retrospektif. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel 150 responden. Variabel penelitian yaitu gambaran bayi baru lahir pada ibu bersalin dengan ketuban pecah dini. Instrumen yang digunakan berupa rekammedis dan checklist. Analisa yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruhnyabayi lahir aterm (83,3%), memiliki berat badanbayi normal(86,7%), mengalami asfiksia ringan (99,3%), tidak ada satupun bayi yang mengalami infeksi bayi baru lahir(100%), ketuban pecah dini >12 jam (51,3%,)persalinan dengan cara sectioncaesarean(88,7%), dan ibu yang mengalami KPD tanpa disertai komplikasi lain(74%). Ibu hamildiharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang KPD, upaya pencegahan, komplikasi yang disebabkan karena KPD, dan keadaan lain yang memperberat komplikasi tersebut.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jana Asmara, Nadia Seftyandini, Tarsikah Tarsikah, Naimah Naimah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



