Kenaikan Berat Badan BBLR Selama Dirawat Di Rumah Sakit

Authors

  • Erna Rahma Yani Poltekkes Kemenkes Malang, Indonesia
  • Triatmi Andri Yanuarini Poltekkes Kemenkes Malang, Indonesia
  • Putri Rizki Amalia Poltekkes Kemenkes Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31290/majory.v1i1.2203

Keywords:

Bayi Berat Lahir Rendah, Inkubator, Perawatan Metode Kanguru

Abstract

Kenaikan berat badan merupakan indikator penting dalam perawatan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), namun kenaikan berat badan memiliki banyak faktor penghambat, diantaranya bayi mengalami hipoglikemi dan hipotermi. BBLR perlu diberikan perawatan intensif dalam inkubator dan perawatan metode kanguru (PMK). Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perbedaan kenaikan berat badan BBLR yang dirawat dalam inkubator dan PMK dengan BBLR yang dirawat dalam inkubator saja. Penelitian ini menggunakan desain case control. Populasi dari RSUD Gambiran berjumlah 55 bayi, sedangkan populasi dari RS Aura Syifa berjumlah 155 bayi. Sampel sebanyak 98 BBLR berdasar teknik simple random sampling. Sampel data dianalisis dengan uji independent t-test, diketahui bahwa terdapat perbedaan kenaikan berat badan bayi berat lahir rendah di RSUD Gambiran  yaitu sebesar 20,7 gram/hari dan RS Aura Syifa sebesar 7,6 gram/hari. Berdasarkan hal tersebut, diharapkan perawatan metode kanguru diterapkan pada setiap bayi berat lahir rendah, baik saat berada di rumah sakit maupun saat bayi berada di rumah.

Published

2019-04-30

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)