Kenaikan Berat Badan BBLR Selama Dirawat Di Rumah Sakit
DOI:
https://doi.org/10.31290/majory.v1i1.2203Keywords:
Bayi Berat Lahir Rendah, Inkubator, Perawatan Metode KanguruAbstract
Kenaikan berat badan merupakan indikator penting dalam perawatan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), namun kenaikan berat badan memiliki banyak faktor penghambat, diantaranya bayi mengalami hipoglikemi dan hipotermi. BBLR perlu diberikan perawatan intensif dalam inkubator dan perawatan metode kanguru (PMK). Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perbedaan kenaikan berat badan BBLR yang dirawat dalam inkubator dan PMK dengan BBLR yang dirawat dalam inkubator saja. Penelitian ini menggunakan desain case control. Populasi dari RSUD Gambiran berjumlah 55 bayi, sedangkan populasi dari RS Aura Syifa berjumlah 155 bayi. Sampel sebanyak 98 BBLR berdasar teknik simple random sampling. Sampel data dianalisis dengan uji independent t-test, diketahui bahwa terdapat perbedaan kenaikan berat badan bayi berat lahir rendah di RSUD Gambiran yaitu sebesar 20,7 gram/hari dan RS Aura Syifa sebesar 7,6 gram/hari. Berdasarkan hal tersebut, diharapkan perawatan metode kanguru diterapkan pada setiap bayi berat lahir rendah, baik saat berada di rumah sakit maupun saat bayi berada di rumah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Erna Rahma Yani, Triatmi Andri Yanuarini, Putri Rizki Amalia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



