Konseling Keluarga Terhadap Kesadaran Gizi Keluarga Dan Status Gizi Balita

Authors

  • Siska Christin Universitas Jember
  • Tantut Susanto Universitas Jember
  • Latifa Aini Susumaningrum Universitas Jember
  • Ni Ketut Ardhani Dinas Kesehatan Kabupaten Jember

DOI:

https://doi.org/10.31290/jmch.v3i1.6178

Keywords:

Family counceling, nutritional family awarness, toddler, nutritional status, keluarga

Abstract

Rendahnya tingkat kesadaran gizi berdampak pada kejadian stunting pada balita. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penyuluhan keluarga terhadap kesadaran gizi keluarga dan status gizi balita. Penelitian ini menggunakan metode campuran; kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental one-group pretest-posttest dan kualitatif dengan wawancara. Penelitian ini melakukan terapi penyuluhan keluarga pada partisipan (5 keluarga pada kelompok kontrol dan 5 keluarga pada kelompok intervensi). Kelompok intervensi diberikan 6 sesi terapi penyuluhan keluarga selama 60 menit, sedangkan kelompok kontrol diberikan pendidikan kesehatan melalui leaflet. Uji-t dilakukan untuk mengukur perbedaan antara kesadaran gizi keluarga dan status gizi z-score balita sebagai satu perbandingan pre- dan posttest data awal dan 2 minggu pada kelompok kontrol dan intervensi. Wawancara mendalam dilakukan untuk mengeksplorasi informasi perubahan perilaku setelah intervensi. Berdasarkan uji t, terdapat perbedaan bermakna peningkatan kesadaran gizi keluarga pada kelompok kontrol (ΔM±SD=7,80±3,633; 95%CI= –12,311–(–3,289)) dan kelompok intervensi (ΔM±SD=13,80±4,324; 95%CI= –19,169–(-8,431)). Di sisi lain, status gizi balita menunjukkan nilai P>0,05 untuk masing-masing indeks yang berarti tidak terdapat perbedaan bermakna status gizi balita setelah dilakukan konseling keluarga. Dapat disimpulkan bahwa terapi konseling keluarga efektif dalam meningkatkan kesadaran gizi keluarga (thitung=2,375; P= 0,046). Oleh sebab itu, diharapkan tenaga kesehatan tetap mampu memberikan konseling keluarga dan meneliti lebih jauh tentang frekuensi konseling keluarga terhadap status gizi balita dalam jangka waktu yang cukup. Selain itu, tenaga kesehatan dapat memberdayakan kader posyandu dalam pelaksanaan konseling keluarga.

Downloads

Published

2026-05-28

How to Cite

Christin, S., Susanto, T., Susumaningrum, L. A., & Ardhani, N. K. (2026). Konseling Keluarga Terhadap Kesadaran Gizi Keluarga Dan Status Gizi Balita . Jember Maternal and Child Health Journal, 3(1), 10–22. https://doi.org/10.31290/jmch.v3i1.6178