Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Keluarga Dalam Pengasuhan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)

  • Miftachul Ulum
  • Mujito Mujito

Abstract

Penduduk Indonesia yang mengalami Gangguan Mental Berat (Skizofrena) secara absolute terdapat lebih dari 400 ribu jiwa (0,17%). Fakta ini menunjukkan bahwa gangguan jiwa merupakan masalah serius yang harus diselesaikan bersama melibatkan banyak pihak. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku keluarga dalam pengasuhan  ODGJ  di Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrument kuesioner yang dibagikan kepada 116 keluarga ODGJ yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan analisis bivariat (uji chi square) dan analisis multivariat (regresi logistik). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden adalah keluarga yang berusia > 45 tahun (25%), jenis kelamin perempuan (60,3%), pekerjaan non PNS (95%), pendidikan dasar (SD/SMP) (67,2%), penghasilan < 1.243.200 (UMR) (82%) dan jumlah anak ≥ 3 orang (47%). Variabel yang berhubungan dengan perilaku keluarga dalam  pengasuhan ODGJ di wilayah Kota Blitar yaitu pengobatan alternatif (dukun), stigma keluarga, dukungan petugas, dukungan tetangga, dukungan tokoh masyarakat, akses pelayanan dan kemampuan keluarga dalam pengobatan. Temuan penelitian ini menunjukkan dukungan petugas kesehatan terhadap ODGJ, pengobatan alternatif (dukun), dukungan keluarga dalam pengobatan ODGJ merupakan faktor yang mempengaruhi perilaku keluarga dalam pengasuhan ODGJ di Kota Blitar.

Published
2018-01-11
How to Cite
ULUM, Miftachul; MUJITO, Mujito. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Keluarga Dalam Pengasuhan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Jurnal Pendidikan Kesehatan (e-Journal), [S.l.], v. 6, n. 2, p. 71-77, jan. 2018. ISSN 2442-7993. Available at: <http://ojs.poltekkes-malang.ac.id/index.php/jpk/article/view/161>. Date accessed: 16 jan. 2021. doi: https://doi.org/10.31290/jpk.v(6)i(2)y(2017).page:71-77.
Array ( )