UPAYA KELUARGA DALAM MENCEGAH PERNIKAHAN USIA DINI

  • Sri Mugianti Poltekkes Kemenkes Malang
  • Fatiru Duratu Rasidah
  • Sri Winarni

Abstract

Di beberapa daerah didapatkan bahwa sepertiga dari jumlah pernikahan terdata dilakukan oleh pasangan usia di bawah 16 tahun. Jumlah kasus pernikahan dini di Indonesia mencapai 50 juta penduduk dengan rata-rata usia perkawinan 19 tahun. Tujuan dari penelitian ini untuk menggambarkan upaya keluarga dalam mencegah pernikahan usia dini di Kelurahan Kanigoro Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga yang memiliki anak remaja di Kelurahan Kanigoro Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar dengan jumlah 365 keluarga, jumlah sampel sebanyak 40 keluarga dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner. Waktu pengambilan data dilakukan pada bulan Maret-April 2016. Hasil penelitian didapatkan upaya keluarga dalam mencegah pernikahan usia dini di Kelurahan Kanigoro Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar upaya baik 2,5%, cukup 47,5%, dan kurang 50%. Upaya kurang disebabkan karena kurangnya pengetahuan keluarga tentang undang-undang pernikahan, dan kurangnya keinginan keluarga untuk menjelaskan tentang edukasi seks serta mencari informasi kepada petugas yang berwenang mengenai pernikahan usia dini. Rekomendasi dari penelitian diharapkan dapat memberikan masukan dan informasi melalui sosialisasi terkait dengan pernikahan dini dan bekerjasama baik dengan pihak perangkat desa untuk meningkatkan waspada pernikahan dini.


 


Kata kunci: Pencegahan, keluarga, pernikahan usia dini.


 


 

Author Biography

Sri Mugianti, Poltekkes Kemenkes Malang

Memiliki keahlian dalam keperawatan dasar dan keperawatan komunitas, saat ini menjadi assesor LAMPT Kes

References

Ali, M. 2002. Penelitian Kependidikan Prosedur dan Strategi, Bandung: Angkasa.
Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian. Jakarta:Rineka Cipta.
BKKBN. 2014. Buku Himpunan Materi Program Generasi Berencana. Jakarta: Derektorat Bina Kesehatan Remaja.
Budiarto, E & Anggraeni, D. 2001. Pengantar Epidemologi. Jakarta: EGC.
Depdiknas. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama.
Efendy, F & Makhfudi. 2009. Keperawatan Kesehatan Komunitas. Jakarta: Salemba Medika.
Fadlyana, E & Larasati, S. 2009. Pernikahan Usia Dini dan Permasalahannya. Bandung: Sari Pediatri.
Hidayat, A. A. A. 2008. Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta:Salemba Medika.
Kumalasari, I & Andhyantoro, I. 2012. Kesehatan Reproduksi untuk Mahasiswa Kebidanan dan Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Mubarok. (2007). Promosi Kesehatan Sebuah Pengantar Proses Belajar Mengajar Dalam Pendidikan. Yogyakarta. Graha Ilmu.
Notoatmodjo, S. 2010. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta:Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. 2012. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nursalam. 2013. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Setiadi. 2008. Konsep dan Prosen Keperawatan Keperawatan Keluarga. Yogyakarta: Graha Ilmu.Sutomo, A. H., dkk. 2011. Teknik Menyusun KTI-Skripsi-Tesis-Tulisan Ilmiah dalam Jurnal Bidang Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatn. Jakarta:Fitramaya.
Sibagariang, E. E., Pusmaika, R & Rismalinda. 2010. Kesehatan Reproduksi Wanita. Jakarta: CV Trans Indo Media
Suprajitno. 2003. Asuhan Keperawatan Keluarga. Jakarta: EGC.
Http://ceria@bkkbn.go.id diakses tanggal 8 januari 2015.
Http://tujuan-tujuan-mdgs-dalam-bidang-kesehatan-di-indonesia.com diakses tanggal 8 september 2015.
Published
2018-10-29
How to Cite
MUGIANTI, Sri; RASIDAH, Fatiru Duratu; WINARNI, Sri. UPAYA KELUARGA DALAM MENCEGAH PERNIKAHAN USIA DINI. Jurnal Pendidikan Kesehatan (e-Journal), [S.l.], v. 7, n. 2, p. 61-70, oct. 2018. ISSN 2442-7993. Available at: <http://ojs.poltekkes-malang.ac.id/index.php/jpk/article/view/112>. Date accessed: 22 aug. 2019. doi: https://doi.org/10.31290/jpk.v7i2.112.
Array ( )